Kelompok perlawanan Palestina beri peringatan pada Israel

Kelompok perlawanan Palestina memperingatkan bahwa mereka tak akan mentolerir musuh serta tak akan tunduk terhadap kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan Israel

Kelompok perlawanan Palestina beri peringatan pada Israel

GAZA 

Aksi demonstrasi “Great March of Return” pada Jumat mendatang akan menguji niat, sikap dan tujuan sebenarnya para musuh Zionis, ungkap pernyataan tertulis dari Aliansi Kelompok Perlawanan Palestina, di mana terdapat Hamas dan Gerakan Jihad Islam di dalamnya.

"Reaksi kami siap dan keras. Aturan, bentuk dan waktu (tanggapan dari kami) akan ditentukan dari perilaku musuh," kata pernyataan tersebut.

Pemutusan air dan listrik tak akan menghalangi mayarakat untuk melakukan tugasnya karena mereka sudah bosan dengan pelanggaran HAM, rasa sakit, penderitaan dan perendahan martabat rakyat.

Kelompok perlawanan Palestina memperingatkan bahwa mereka tak akan mentolerir musuh serta tak akan tunduk terhadap kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina yang telah melebihi “garis merah”.

Warga Palestina melancarkan aksi damai “Great March of Return” di perbatasan Jalur Gaza-Israel sejak 30 Maret lalu.

Namun, tentara Israel menembaki penduduk sipil yang menuntut untuk kembali ke tanah leluhur mereka dan pencabutan blokade ilegal terhadap Gaza yang telah diterapkan sejak 2006.

Pasukan Israel kerap membubarkan warga Palestina yang sedang melakukan aksi secara damai dengan peluru tajam.

Lebih dari 240 warga Palestina tewas dalam intervensi pasukan Israel terhadap demonstrasi damai sejak 30 Maret.

Sejak rentetan demonstrasi terakhir yang dilakukan warga Palestina dimulai pada akhir Maret, sejumlah nyawa demonstran telah melayang -- dan ribuan lainnya terluka -- oleh tentara Israel yang dikirim ke sepanjang wilayah yang bergejolak.

Secara terpisah, jet-jet tempur Israel menyerang para demonstran Palestina di sepanjang perbatasan Gaza.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA