Jepang bersiap mulai impor minyak Iran lagi

Tokyo akan bernegosiasi dengan pemerintah AS supaya memperpanjang periode keringanan 180 hari, kata harian Jepang

Jepang bersiap mulai impor minyak Iran lagi

ANKARA

Jepang sedang bersiap untuk melanjutkan impor minyak dari Iran setelah perusahaan minyak Jepang menghentikan impor pada Oktober, menjelang gelombang kedua sanksi AS yang mulai berlaku pada 5 November, menurut media Jepang pada Selasa.

Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Hiroshige Seko mengatakan kepada wartawan bahwa perusahaan-perusahaan Jepang akan bersiap untuk memulai kembali impor minyak mentah Iran, tulis harian Mainichi.

Harian itu melaporkan bahwa Seko mengungkapkan niat Jepang untuk bernegosiasi dengan pemerintah AS guna mendapatkan perpanjangan batas waktu keringanan 180 hari.

Mainichi juga mengutip perwakilan JXTG Holdings Inc., perusahaan minyak terbesar Jepang, yang mengatakan perusahaannya sedang mempertimbangkan untuk memulai kembali impor minyak Iran untuk mendiversifikasi sumber pasokannya dan mencari harga yang kompetitif.

Tahap kedua sanksi AS yang diperbarui kepada negara eksportir terbesar ketiga OPEC ini resmi berlaku pada Senin, menargetkan sektor energi, perkapalan, pelayaran, dan perbankan Iran.

Pemerintah AS memberikan China, Yunani, India, Turki, Italia, Jepang, Korea Selatan dan Taiwan keringanan selama 180 hari untuk tetap mengimpor minyak dari Iran, guna menghapus kekhawatiran tentang persediaan minyak di pasar global setelah sanksi-sanksi AS tersebut mulai berlaku.

Sebelum AS mengumumkan sanksi terhadap Iran, Jepang pada September menurunkan impor Iran menjadi 140 ribu barel per hari dari 183 ribu barel per hari yang diimpor pada Juni.

Pada Oktober, Jepang sepenuhnya menangguhkan impor dari Iran.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA