Jelang gencatan senjata, bentrokan kembali meletus di Yaman

Bentrokan meletus di Al Hudaydah sejak Minggu malam, empat orang luka-luka

Jelang gencatan senjata, bentrokan kembali meletus di Yaman

ADEN, Yaman 

Pertempuran antara pihak-pihak Yaman yang bertikai meningkat di kota pelabuhan Al-Hudaydah pada Senin, hanya satu hari sebelum gencatan senjata yang disponsori PBB diberlakukan. 

Seorang sumber militer mengatakan suara ledakan kuat terdengar di area selatan kota itu. Menurut dia, pemberontak Houthi sedang menembaki posisi pasukan pemerintah di Al-Hudaydah.

"Kelompok Houthi bersikeras untuk merongrong kesepakatan gencatan senjata," ujar dia.

Televisi pro-Houthi, Al-Masira, mengatakan bahwa pasukan pemerintah telah menggempur kawasan selatan Al-Hudaydah.

Disebutkan pula bahwa empat orang, termasuk seorang anak, terluka dalam serangan itu.

Seorang warga setempat, Kamal Abdul Ghani, mengungkapkan bentrokan meletus di kota itu sejak Minggu malam.

"Meskipun sempat berhenti pagi ini, bentrokan kembali terjadi," tutur dia. 

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Yaman Khalid al-Yamani menyatakan gencatan senjata antara pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak yang dimediasi PBB akan diberlakukan di Al-Hudaydah mulai Selasa pagi.

Kesepakatan itu dicapai saat perundingan damai di Swedia pekan lalu.

Yaman didera konflik berkepanjangan sejak tahun 2014, ketika Houthi menyerbu dan menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa, memaksa pemerintah untuk melarikan diri ke Arab Saudi.

Setahun kemudian, Arab Saudi dan beberapa sekutu Arab meluncurkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan militer Houthi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA