Gunung Agung Terus Meningkat, BNPB: Pengungsi Bertambah

Aktivitas Gunung Agung semakin meningkat, hal tersebut dilaporkan oleh BNPB. Selain itu jumlah pengungsi juga bertambah akibat erupsi Gunugn yang berada di Bali tersebut menjadi 57.418 jiwa. Diketahui pergerakan magma ke permukaan semakin meningkat yang

Gunung Agung Terus Meningkat, BNPB: Pengungsi Bertambah

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Aktivitas Gunung Agung semakin meningkat, hal tersebut dilaporkan oleh BNPB. Selain itu jumlah pengungsi juga bertambah akibat erupsi Gunugn yang berada di Bali tersebut menjadi 57.418 jiwa. Diketahui pergerakan magma ke permukaan semakin meningkat yang mengindikasikan magma terus bergerak ke permukaan. Indikasi ini terlihat dari meningkatnya frekuensi gempa vulkanik dalam, gempa vulkanik dangkal dan gempa tektonik lokal. Pantauan Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG mencatat jumlah gempa vulkanik terjadi 564 kali, gempa vulkanik dangkal 547 kali dan gempa tektonik lokal 89 kali pada Senin (25/9/2017) kemarin. Bahkan jumlah kejadian gempa tersebut lebih besar dibandingkan sebelumnya. "Meski sudah dinyatakan status Awas (level IV) sejak 22/9/2017, bukan jaminan akan pasti meletus. Tergantung pada kekuatan dorongan magma. Jika kekuatan dorongan besar dan mampu menjebol sumbat lava maka akan terjadi letusan. Peluang terjadi letusan cukup besar. Namun tidak dapat dipastikan kapan meletus. Sampai saat ini Gunung Agung belum meletus," jelas Kepala Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (26/7/2017), seperti dikutip dari Detik. Radius berbahaya yang sudah ditetapkan masih berlaku seperti di radius 9 km dan tambahan 12 km di sektor utara-timur laut dan 12 km di sektor tenggara-selatan-baratdaya. Sebagian besar masyarakat yang tinggal di zona berbahaya tersebut sudah diungsikan. (Vina)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA