Eks teroris PKK akui praktik kekerasan seksual anak dalam kelompok

Seorang gadis berusia 19 tahun dieksekusi oleh PKK setelah dia mengungkapkan bahwa dirinya telah diperkosa oleh 12 anggota PKK dalam sebuah sel

Eks teroris PKK akui praktik kekerasan seksual anak dalam kelompok

ANKARA

Seorang teroris PKK, yang menyerahkan diri kepada pasukan keamanan Turki, mengakui bahwa kelompok itu memberikan obat-obatan terlarang kepada anak di bawah umur, terutama gadis-gadis muda, yang juga kerap dijadikan sasaran kekerasan seksual.

Dia menyerahkan diri pada 9 September karena dia tidak bisa menoleransi kekejaman kelompok itu terhadap warga sipil yang tak berdosa.

Menurut sumber itu, makanan bagi anak perempuan berusia 13-14 tahun dicampur dengan obat-obatan. Setiap kali anak-anak di bawah umur itu berada di bawah pengaruh obat, mereka akan dilecehkan.

Pada Agustus, Anadolu Agency mengumpulkan informasi tentang sejumlah remaja yang menjadi sasaran pelecehan dan akhirnya melakukan bunuh diri. Mereka yang menolak patuh akan dieksekusi oleh kelompok teroris.

Seorang gadis bernama Dilan yang direkrut oleh PKK bunuh diri menggunakan granat tangan setelah dilecehkan oleh pemimpin PKK Murat Karayilan.

Dalam kasus lainnya, seorang gadis berusia 19 tahun yang diidentifikasi sebagai S.A. dieksekusi oleh PKK setelah dia mengungkapkan bahwa dirinya telah diperkosa oleh 12 anggota PKK dalam sebuah sel.

PKK terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye teror melawan Turki, PKK bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA