Dua tokoh oposisi Sudan ditangkap saat unjuk rasa

Partai oposisi terbesar Sudan mengungkapkan tentara telah menggunakan "kekerasan berlebihan" terhadap para demonstran

Dua tokoh oposisi Sudan ditangkap saat unjuk rasa

KHARTOUM

Partai Umma Nasional Sudan pada Selasa mengumumkan bahwa Sekretaris Jenderal Sarah Nugdallah dan putri ketua partai, Um Salama al-Sadiq al-Mahdi, ditangkap setelah berpartisipasi dalam aksi protes di Khartoum.

Lewat sebuah pernyataan, partai oposisi terbesar negara itu mengungkapkan bahwa tentara telah menggunakan "kekerasan berlebihan" terhadap para demonstran dan "menangkap puluhan warga yang menyampaikan opini mereka secara damai".

Hingga saat ini, pihak berwenang belum menanggapi klaim tersebut.

Pada Rabu, otoritas Sudan membebaskan wakil ketua partai yang merupakan putri pemimpin oposisi terkemuka Al-Sadiq al-Mahdi, setelah sempat menahannya beberapa saat.

Presiden Omar al-Bashir, yang berkuasa sejak tahun 1989, bertekad untuk melakukan reformasi ekonomi di tengah kondisi ekonomi negara yang kian terpuruk.

Sudan yang berpenduduk 40 juta jiwa berusaha pulih dari krisis sejak negara itu kehilangan sumber produksi minyak karena Sudan Selatan memisahkan diri pada 2011.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA