Bandara Istanbul, ‘pusat baru dunia’, resmi dibuka

Bandara Istanbul akan melayani 150 juta penumpang setiap tahun

Bandara Istanbul, ‘pusat baru dunia’, resmi dibuka

ANKARA

Bandara Istanbul yang dijuluki "pusat baru dunia" secara resmi dibuka Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin seraya memperingati 95 tahun berdirinya Republik Turki.

Presiden Erdogan mengatakan bandara ini akan menjadi model bagi dunia dalam arsitektur, konstruksi, operasi, dan pembiayaannya.

"Kami melihat Bandara Istanbul sebagai investasi tidak hanya di negara kami, tetapi juga di kawasan dan dunia," kata Erdogan.

Erdogan mengatakan setelah semua tahapan pembangunan rampung, Bandara Istanbul akan melayani 150 juta penumpang setiap tahun.

"Jika diperlukan, kapasitasnya bisa dinaikkan menjadi 200 juta," kata Erdogan.

Erdogan mencatat bandara baru ini akan terus berkembang sampai semua tahapan rampung pada 2028.

Bandara-bandara di Turki secara nasional melayani hampir 164 juta orang sejak Januari hingga September tahun ini, dengan lebih dari 31 persen penumpang menggunakan Bandara Ataturk, Istanbul.

Investasi  USD11.6 miliar

Setelah Turkish Airlines pindah ke Bandara Istanbul pada akhir tahun, Bandara Ataturk akan beralih fungsi operasionalnya menjadi tempat kegiatan pelatihan, pameran penerbangan dan diperuntukkan bagi warga sipil.

"Bandara Ataturk akan mempertahankan statusnya sebagai bandara, tetapi akan ditutup untuk penerbangan komersial," kata Erdogan.

Bandara baru Istanbul menghabiskan dana investasi senilai USD11.6 milyar, kata Erdogan.

Dari jumlah itu, Bandara Istanbul akan menyumbang hampir USD25,3 milyar pendapatan kepada pemerintah.

Tahap pertama pembangunan bandara baru ini menghabiskan dana senilai USD7,2 miliar yang memakan waktu tiga tahun melalui model kemitraan publik-swasta. Ini adalah salah satu dari rangkaian proyek besar Visi Turki 2023.

Pada Senin, dua landasan pacu - dengan panjang 3.750 dan 4.100 meter - mulai beroperasi sebagai bagian dari fase pertama, termasuk tiga landasan udara yang terpisah.

Jika pembangunan fase keempat rampung dengan enam landasan pacu, Bandara Istanbul akan menjadi pusat penerbangan global.

Bandara ini akan menjadi tempat bagi lebih dari 100 maskapai penerbangan dan penerbangan ke lebih dari 300 tujuan di seluruh dunia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA