Aksi Great March of Return di Gaza kembali makan korban

Seorang warga Palestina pada Rabu malam tewas setelah menderita luka-luka dalam aksi Great March of Return di perbatasan Gaza dua minggu lalu

Aksi Great March of Return di Gaza kembali makan korban

GAZA

Seorang pemuda Palestina berusia 21 tahun, Ahmad Khalid al-Najjar tewas, setelah menderita luka-luka dua minggu lalu pada aksi Great March of Return di perbatasan Gaza, kata Kementerian Kesehatan di Gaza.

Lewat sebuah pernyataan tertulis yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, al-Najjar dinyatakan tewas setelah terluka akibat tembakan tentara Israel dalam aksi damai di daerah Khan Yunus, perbatasan Gaza dua minggu lalu.

Jumlah korban tewas akibat serangan tentara Israel terhadap aksi damai di perbatasan Gaza telah mencapai lebih dari 200 orang, sementara ribuan lainnya luka-luka, menurut keterangan kementerian.

Pada 14 Mei, Amerika Serikat (AS) meresmikan gedung kedutaan besar di Yerusalem setelah Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai "Ibu Kota Israel" dan mengumumkan akan memindahkan Kedutaan Besar AS di Tel Aviv ke Yerusalem pada akhir tahun lalu.

Warga Palestina melancarkan aksi damai bertajuk “Great March of Return” di perbatasan Jalur Gaza- Israel sejak 30 Maret lalu.

Namun, tentara Israel menembaki penduduk sipil yang menuntut "untuk kembali ke tanah leluhur mereka dan pencabutan blokade ilegal terhadap Gaza yang telah diterapkan sejak 2006".


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA