Warga Rakhine larikan diri ke Bangladesh akibat perang

Sebanyak 136 orang sekarang tinggal di tempat penampungan di distrik Bandarban, Bangladesh

Warga Rakhine larikan diri ke Bangladesh akibat perang

JAKARTA

Puluhan warga etnis Budha dan minoritas telah menyeberang dari Myanmar barat ke Bangladesh dalam beberapa hari terakhir akibat perang antara militer Myanmar dengan pemberontak etnis Rakhine, lansir Channel News Asia pada Kamis.

Seorang warga yang menyeberang bersama 38 keluarga lainnya mengaku melarikan diri karena takut dengan serangan helikopter militer Myanmar, kata Kolonel Zahirul Haque Khan, komandan Penjaga Perbatasan Bangladesh (BGB) di distrik Bandarban.

Saat ini, sebanyak 136 orang sekarang tinggal di tempat penampungan di distrik Bandarban.

Desember lalu, bentrokan antara militer Myanmar dan pasukan pemberontak Budha Arakan Army telah mengakibatkan 5.000 warga terlantar di beberapa wilayah Rakhine dan Chin.

Para pemimpin Myanmar telah bersumpah untuk menghancurkan para pemberontak yang berjuang untuk mendirikan otonomi Rakhine.

Myanmar juga memblokir sebagian besar lembaga bantuan untuk yang menimbulkan penderitaan bagi warga sipil.

Win Thein, anggota Komisi Hak Asasi Manusia Bangladesh, mengatakan  telah mengunjungi para pengungsi yang berasal dari etnis Khumi, Cho, dan Rakhine.

Mereka bersembunyi di kamp yang terletak di hutan terpencil.

Mereka telah melarikan diri ke Bangladesh pada Minggu dan Senin dari dua desa di kota Paletwa,negara bagian Chin setelah mereka mendengar suara tembakan dan melihat helikopter.

Beberapa penduduk desa mengaku menyaksikan tentara Myanmar menjarah dan membakar rumah-rumah, kata Thein.

Dua juru bicara militer Myanmar dan juru bicara utama pemerintah, Zaw Htay, belum memberikan komentar terkait ini.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA