Thailand tolak permintaan Australia untuk bebaskan pesepakbola Bahrain

Australia dan Bahrain seharusnya menyelesaikan isu ini dalam dialog antara kedua negara, kata Menlu Thailand

Thailand tolak permintaan Australia untuk bebaskan pesepakbola Bahrain

JAKARTA

Thailand menolak permintaan Australia untuk membebaskan pesepakbola Bahrain yang ditahan di Penjara Penahanan Bangkok menunggu keputusan pengadilan tentang apakah dia dapat secara legal diekstradisi, lansir Bangkok Post pada Selasa.

Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai mengatakan Australia dan Bahrain seharusnya menyelesaikan isu ini dalam dialog antara kedua negara.

Sementara Menteri Pariwisata dan Olahraga Weerasak Kowsurat menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberi tekanan pada pengadilan dalam menjatuhkan putusan atas nasib pengungsi yang ditahan di Bangkok sejak 27 November 2018 itu.

"Pengadilan menangani kasus ini sesuai dengan prinsip internasional, pemerintah akan menghormati putusannya dan tidak akan memberi tekanan," ujar Kowsurat.

Sebelumnya, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mendesak Thailand untuk menghentikan ekstradisi Hakeem al-Araibi, seorang pemain sepak bola dengan status pengungsi di Australia, ke Bahrain.

Araibi (25) mantan pemain tim nasional Bahrain, mengatakan dia melarikan diri dari negara asalnya karena penindasan politik.

Bahrain ingin dia kembali untuk menjalani hukuman penjara 10 tahun yang dia terima secara pada 2014 karena merusak kantor polisi.



TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA