Produksi Ikan Jabar Masih Kurang

Produksi ikan Jawa Barat belum mencukupi kebutuhan masyarakatnya. Saat ini, provinsi dengan jumlah penduduk sekitar 46 juta ini menargetkan 1,1 juta ton ikan per tahunnya. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jabar Jafar Ismail mengatakan, terdap

Produksi Ikan Jabar Masih Kurang

SUMENDANG, FOKUSJabar.com: Produksi ikan Jawa Barat belum mencukupi kebutuhan masyarakatnya. Saat ini, provinsi dengan jumlah penduduk sekitar 46 juta ini menargetkan 1,1 juta ton ikan per tahunnya. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jabar Jafar Ismail mengatakan, terdapat empat kabupaten/kota yang berkontribusi paling besar terhadap produksi ikan Jabar. Untuk ikan air tawar, daerah yang terdapat waduk menjadi yang paling banyak memproduksi yakni Kabupaten Cianjur, Purwakarta, dan Bandung. Adapun daerah yang paling banyak memproduksi ikan air laut adalah Kabupaten Indramayu. "Hampir 60 persen ikan air laut di Jabar berasal dari Indramayu," kata Jafar usai menghadiri Gerakan Memasyarakatkan Makanan Ikan (GEMAR IKAN), di sekitar Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Kamis (1/9/2016). Acara ini dihadiri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar. Pada kesempatan itu dilakukan penebaran benih ikan ke waduk yang belum lama beroperasi tersebut. Jafar mengatakan, untuk menutupi kekurangan produksi, pihaknya mendatangkan ikan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain itu, pihaknya berupaya meningkatkan produksi ikan di setiap kabupaten/kota. Setiap tahun, Diskanlut Jabar menargetkan penyebaran 10 juta ekor bibit ikan ke 27 kabupaten/kota di Jabar. Bibit tersebut berasal dari enam UPTD yang dimiliki Diskanlut Provinsi Jabar. Adapun jenis ikan yang ditanam, yakni ikan lalawa, nilem, tawes. "Ikan itu tidak usah menggunakan pelet (pakan). Ikan-ikan itu memakan plankton," katanya. Meski begitu, dia mengakui, tingkat konsumsi ikan masyarakat Jabar masih rendah bahkan di bawah rata-rata nasional. Saat ini, tingkat konsumsi ikan setiap warga di Jabar sekitar 24 kilogram per tahun. Sedangkan tingkat konsumsi rata-rata nasional mencapai 41 kilogram per tahun per orang. "Konsumsi masyarakat masih rendah," katanya. Oleh karena itu, melalui GEMAR IKAN ini, pihaknya berharap semakin banyak masyarakat yang senang mengonsumsi ikan. "Ada sosialisasi di beberapa kecamatan selama satu tahun, memberikan tambahan makanan dari ikan. Membuat produksi olahan. Misalnya bandeng tanpa duri agar memudahkan masyarakat," paparnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan, ikan merupakan sumber protein hewani yang baik untuk tubuh manusia. "Asupan protein hewani, secara ilmiah menambah kecerdasan," katanya. Dengan meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, Deddy berharap kecerdasan generasi penerus akan semakin baik. "Sebab pendidikan sebesar apapun, kalau tidak cerdas, percuma," katanya. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA