Pesepakbola Bahrain ditahan di Thailand hingga Agustus

Pengadilan Thailand yang menyidangkan kasus ini akan membutuhkan dua hingga tiga bulan untuk memberikan putusannya

Pesepakbola Bahrain ditahan di Thailand hingga Agustus

JAKARTA

Pemain sepak bola Bahrain yang ditangkap saat berlibur di Thailand Hakeem al-Araibi akan ditahan hingga Agustus mendatang hingga pengadilan memutuskan menolak atau menerima ektradisi dari negaranya, kata wakil juru bicara Kantor Kejaksaan Agung Thailand Rabu, seperti dilansir Bangkokpost.

Trumph Jalichandra, yang juga seorang wakil sekretaris jenderal Kantor Jaksa Agung, mengatakan kantornya menerima permintaan dari pemerintah Bahrain melalui Kementerian Luar Negeri pada 3 Desember tahun lalu untuk ekstradisi Hakeem al-Araibi, yang melarikan diri dari tuduhan kriminal terkait dengan protes Musim Semi Arab 2011 terhadap pemerintah Bahrain.

“Permintaan ekstradisi berasal dari kasus pidana yang pelanggarannya juga dianggap sebagai pelanggaran pidana di Thailand, dan hukuman untuk dakwaan lebih dari satu tahun penjara,” ujar Trumph.

“Ini bukan pelanggaran politik atau militer sehingga memenuhi syarat sesuai dengan Undang-Undang Ekstradisi 2008, "kata Trumph, menambahkan bahwa para petugas kemudian memutuskan untuk membawa kasus ini ke pengadilan.

Di pengadilan pada Senin, Araibi membantah tuduhan terhadapnya. Pengadilan telah mengatakan kepadanya dan pengacaranya untuk mengajukan penentangan resmi terhadap ekstradisi pada 5 April, dan menetapkan penunjukan untuk kedua belah pihak pada 22 April.

Pengadilan Thailand yang menyidangkan kasus ini akan membutuhkan dua hingga tiga bulan untuk memberikan putusannya setelah sidang berikutnya pada akhir April. "Jadi antara sekarang dan kemudian, Tuan Araibi harus ditahan setidaknya sampai Agustus," kata Trumph.

Thailand berada pada dua permintaan yang berbeda.

Bahrain yang meminta ekstradisi Araibi, dan Australia, yang menyerukan agar dia dibebaskan mengingat status pengungsinya di sana.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA