Pakistan bantah tuduhan AS soal perlindungan teroris

Tuduhan bisa berubah menjadi bahaya bagi perdamaian di kawasan itu, kata Kementerian Luar Negeri Pakistan

Pakistan bantah tuduhan AS soal perlindungan teroris

KARACHI, Pakistan 

Pakistan pada Kamis menampik tuduhan Amerikat Serikat yang mengklaim bahwa Islamabad memberikan perlindungan kepada kelompok-kelompok teroris di negaranya.

Awal pekan ini, Direktur Intelijen Nasional AS Daniel Coats dalam laporan penilaian ancaman kepada Senat menegaskan kembali tuduhan lama Washington bahwa Islamabad memberikan tempat aman bagi kelompok-kelompok militan yang melakukan ancaman bagi negara tetangga Afghanistan dan India.

Menanggapi tuduhan itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Muhammad Faisal mengatakan pernyataan kontroversial seperti itu akan menjadi kontraproduktif dan berpotensi berdampak buruk pada perdamaian dan stabilitas kawasan.

Tuduhan baru muncul sepekan setelah pembicaraan penting antara AS dan Taliban yang disponsori Pakistan di Doha dalam upaya untuk menemukan penyelesaian negosiasi dari konflik Afghanistan, yang telah memasuki tahun ke-18.

Kedua pihak mengakui bahwa pembicaraan telah memperoleh kemajuan signifikan, tetapi membantah telah mencapai kesepakatan mengenai gencatan senjata yang menjadi syarat utama Washington.

Namun, Taliban telah memperjelas bahwa sebelum masalah penarikan pasukan asing dari Afghanistan disepakati, setiap kemajuan dalam gencatan senjata adalah hal mustahil.

Sementara Pemerintah Afghanistan mengeluh tidak diikutsertakan dalam proses tersebut dan memperingatkan bahwa resolusi yang dicapai oleh Washington dan Taliban akan memerlukan persetujuan Kabul.

Pada Desember, Pakistan mengakui bahwa pihaknya telah mengatur perundingan langsung antara AS dan Taliban.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA