Menteri Filipina sebut pasangan Indonesia pelaku bom bunuh diri Sulu

Kelompok Abu Sayyaf memandu pasangan asal Indonesia untuk meledakkan bom

Menteri Filipina sebut pasangan Indonesia pelaku bom bunuh diri Sulu

JAKARTA

Kementerian Dalam Negeri Filipina pada Jumat mengatakan pembom bunuh diri asal Indonesia berada di balik ledakan ganda terhadap gereja di Jolo, Sulu, lansir ABS CBN News.

Militer Filipina juga membenarkan aksi bom bunuh diri berada di balik serangan yang menewaskan 22 orang dan sedikitnya 100 orang terluka itu.

Menteri Dalam Negeri Eduardo Ano mengatakan pelaku bom bunuh diri adalah pasangan suami istri yang memiliki hubungan dengan Daesh. 

“Yang benar-benar bertanggung jawab adalah pembom bunuh diri Indonesia. Tetapi Abu Sayyaf yang membimbing mereka, mempelajari target, melakukan pengintaian, pengawasan, dan membawa pasangan itu ke gereja,” ujar Ano.

Ano mengidentifikasi seorang pria atas nama Kamah yang bertindak memandu pasangan asal Indonesia itu.

Ano mengatakan dia mendapatkan sumber bahwa pemboman di Sulu adalah "proyek" kelompok teror lokal Abu Sayyaf.

Kepala Polisi Provinsi Sulu Pablo Labra mengatakan beberapa saksi mata menunjuk seorang pria dan wanita yang mereka percaya bertanggung jawab atas pemboman itu.

Setidaknya 22 orang tewas dan lebih dari 100 warga sipil dan aparat keamanan terluka akibat bom ganda yang meledak di Gereja Jolo, Sulu pada Minggu.

Bom pertama meledak di dalam gereja Katedral Marian of Our Lady of Mount Carmel saat misa sedang berlangsung pada sekitar jam 8.45 waktu setempat.

Bom kedua meledak di tempat parkir Katedral saat pasukan keamanan berusaha mengatasi ledakan bom pertama.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA