Kakak perempuan raja Thailand ikut pemilu

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha juga menerima pencalonan dirinya sebagai perdana menteri

Kakak perempuan raja Thailand ikut pemilu

JAKARTA

Kakak perempuan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, Puteri Ubolratana Rajakanya, mencalonkan diri sebagai perdana menteri dalam pemilihan umum 24 Maret mendatang, sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah politik Thailand.

Seperti dilansir Channel News Asia, Puteri Ubolratana dicalonkan oleh Partai Thai Raksa Chart pada Jumat, menyusul desas-desus bahwa sang raja sendiri akan bergabung dalam panji-panji partai tersebut.

Thai Raksa Chart adalah transformasi dari Partai Pheu Thai, yang dibentuk oleh loyalis Thaksin dan kepemimpinan inti dari Front Bersatu untuk Demokrasi Melawan Kediktatoran (UDD), atau kelompok "baju merah" sebagai strategi untuk membantu Pheu Thai mendapatkan suara.

Konflik yang antara elite yang berpusat di Bangkok dan kelompok populis yang berbasis di pedesaan telah menghasilkan protes jalanan, kudeta militer, bentrokan dan kekerasan selama hampir 15 tahun.

"Partai telah mencalonkan sang putri sebagai calon tunggalnya," kata pemimpin Partai Raksa Chart Thailand Preechapol Pongpanich kepada wartawan setelah mendaftarkan calon partainya di Komisi Pemilihan.

"Dia berpengetahuan luas dan sangat cocok. Saya percaya tidak akan ada masalah hukum dalam hal kualifikasinya, tetapi kita harus menunggu Komisi Pemilihan untuk mendukung pencalonannya."

Komisi Pemilihan Umum diharuskan menerima semua calon pada hari Jumat, 15 Februari mendatang.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha juga menerima pencalonan dirinya sebagai perdana menteri menurut situs web politik Khaosod.

Prayuth juga mengumumkan pada Jumat bahwa dia akan ikut dalam pemilihan. "Saya tidak bermaksud memperluas kekuatan saya, tetapi saya melakukan ini untuk kepentingan negara dan rakyat," katanya.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA