Warga Karangbenda Protes Pembangunan Tower BTS

Warga Dusun Kemplung Desa Karangbenda Kecamatan Parig Kabupaten Pangandaran memprotes keberadaan bangunan Tower BTS operator seluler PT Exelcomindo Pratama. caption id attachment 151110 align aligncenter width 638 Warga Karangbenda memprotes keb

Warga Karangbenda Protes Pembangunan Tower BTS

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Warga Dusun Kemplung Desa Karangbenda Kecamatan Parig Kabupaten Pangandaran memprotes keberadaan bangunan Tower BTS operator seluler PT Exelcomindo Pratama. [caption id="attachment_151110" align="aligncenter" width="638"] Warga Karangbenda memprotes keberadaan tower bermasalah di kantor BPPTPM Pangandaran. (foto:SM)[/caption] Protes tersebut disampaikan warga kepada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Penanaman Modal (BPPTPM) Pangandaran, Selasa (4/08/2015) siang tadi. Kepala Dusun Kemplung Kamsa mengatakan, kedatangan mereka menyikapi keluhan warga karena bangunan tower tersebut, sudah berdiri sejak 2005 namun secara administrasi telah menyalahi aturan. “Dalam surat izin pendirian bangunan berlokasi di Dusun Bontos Cialit Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi, tapi yang terjadi bangunan tersebut berdiri di Dusun Kemplung, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi,” kata Kamsa. Untuk itu Kamsa bersama warga sepakat menutup aktivitas tower karena selain menyalahi aturan juga dampak negative dirasakan warga peralatan elektronik warga banyak yang rusak. Sementara Kepala Bidang Perizinan BPPTPM Kabupaten Pangandaran Dadang Solihat langsung berkoordinasi dengan Kepala Satpol PP untuk segera menutup tower tersebut. “Pihak perusahaan melanggar aturan, selain itu juga berdasar kajian izin pendirian bangunan dan ijin gangguan belum diperpanjang,” kata Dadang. Menurut Dadang, persoalan tower menjadi masalah terbesar di BPPTPM setelah Pangandaran lepas dari Ciamis. Dari 120 unit bangunan tower yang berdiri di Kabupaten Pangandaran masih berizin Kabupaten Ciamis. (SM/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA