Tebing Gunung Gimbal di Pangandaran Rawan Longsor

Sejumlah pegawai di lingkungan Kantor Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat merasa was was dengan kondisi tebing batu Gunung Gimbal setinggi 20 meter yang berada tepat di belakang kantor karena terlihat mengalami retakan pada dinding.

Tebing Gunung Gimbal di Pangandaran Rawan Longsor

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Sejumlah pegawai di lingkungan Kantor Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat merasa was-was dengan kondisi tebing batu Gunung Gimbal setinggi 20 meter yang berada tepat di belakang kantor karena terlihat  mengalami retakan pada dinding. Asep, pegawai di kantor Kecamatan Mangunjaya, pekan lalu mengatakan, pecahan batu tebing gunung terlihat ambrol dan menghantam pagar pembatas. Untungnya, kejadian itu tidak memakan korban, karena pecahan batu itu tertahan pagar. “Kami merasa was-was dan khawatir saja, kalu seaktu-waktu tebing batu Gunung Gimbal itu kembali longsor. Soalnya, pernah kejadian (longsor),” ucapnya. Camat Mangunjaya, Boy Ariswan HW, ketika ditemui Koran HR, pekan lalu, membenarkan keresahan yang dialami para pegawainya tersebut. Menurut dia, para pegawai dihantui rasa takut, karena retakan batu pada tebing itu kian membesar. “Memang (retakannya) makin besar. Mereka (pegawai) khawatir pecahan batu tebing itu menghantam kantor,” ucapnya. Boy menjelaskan, saat ini jarak antara tebing dan bangunan kantor kecamatan hanya sekitar lima meter. Sedangkan ketinggian tebing mencapai 20 meter. Jadi wajar bila para pegawai merasa was-was dan khawatir. Meski begitu, pihaknya menghimbau agar pegawai tetap waspada. “Untuk mengantisipasi dan demi keselamatan semuanya, kami sudah mengusulkan kepada Pemkab Pangandaran agar tebing batu gunung gimbal yang berada tepat di belakang kantor itu diratakan saja,” pungkasnya. (HR/Rud)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA