Tak Hanya Potong Dana Bansos, Al Gotas Ambil Kewenangan Eksekutif

Selain memotong dana Bantuan Sosial (Bansos), terdakwa Tasiya Soemadi Al Gotas mendisposisi puluhan proposal yang seharusnya menjadi kewenangan pihak eksekutif. Padahal, saat itu, Al Gotas masih sebagai anggota DPRD Kabupaten Cirebon. Terdakwa memberi

Tak Hanya Potong Dana Bansos, Al Gotas Ambil Kewenangan Eksekutif

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Selain memotong dana Bantuan Sosial (Bansos), terdakwa Tasiya Soemadi Al Gotas mendisposisi puluhan proposal yang seharusnya menjadi kewenangan pihak eksekutif. Padahal, saat itu, Al Gotas masih sebagai anggota DPRD Kabupaten Cirebon. "Terdakwa memberikan disposisi dengan menuliskan 'agar segera merealisasikan sesuai APBD' pada proposal. Padahal yang bersangkutan mengetahui kewenangan merealisasikan permohonan bantuan adalah eksekutif," ungkap Jaksa Penuntut Arif Rahman di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Rabu (1/7/2015). Setelah proposal disetujui Bupati Cirebon dan dicairkan kepada para pemohon, Al Gotas beserta terdakwa lainnya Emon Purnomo dan Subekti Sunoto memotong dana bantuan tersebut. "Dan mencairkan proposal fiktif dan tidak sesuai ketentuan," tambahnya. Dana Bansos yang dialokasikan pada tahun 2009 hingga 2012 itu mencapai Rp298 miliar. Dan akibat perbuatannya, Tasiya Soemadi terancam 20 tahun penjara dengan jeratan dakwaan primair dan subsider. (Adi Suparman/ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA