Tahun Ini Jalur Cijapati Garut Tidak Jadi Jalur Alternatif

Belum dibangunnya Jembatan Bangbayang, di Kampung Pintuan, Desa Karangtengah, Kadungora, Kabupaten Garut, jalur Cijapati yang menghubungkan Majalaya Bandung dengan Kadungora tahun ini tidak digunakan sebagai jalur alternatif. Kasat Lantas Polres Garut A

Tahun Ini Jalur Cijapati Garut Tidak Jadi Jalur Alternatif

GARUT, FOKUSJabar.com: Belum dibangunnya Jembatan Bangbayang, di Kampung Pintuan, Desa Karangtengah, Kadungora, Kabupaten Garut, jalur Cijapati yang menghubungkan Majalaya-Bandung dengan Kadungora tahun ini tidak digunakan sebagai jalur alternatif. Kasat Lantas Polres Garut AKP Firman Syafrul mengatakan, hingga saat ini jembatan tersebut masih menggunakan darurat beiley dan tak memungkinkan bisa dilewati kendaraan dengan frekuensi tinggi. "Jembatan itu hanya bisa digunakan untuk satu jalur kendaraan, sehingga tidak mungkin jalur itu digunakan untuk jalur alternatif," jelas Firman, Minggu (28/6/2015). Sementara jalur alternatif Kadungora, Leles, Tarogong, Cilawu hingga Tasikmalaya akan dimanfaatkan dengan optimal untuk mengurai penumpukan kendaraan di jalur utama selatan Jabar di Limbangan-Malangbong. "Jika jalur utama Limbangan-Malangbong mengalami kepadatan maka jalur alternatif Kadungora hingga Cilawu akan dipergunakan seoptimal mungkin," tuturnya. Kemudian untuk jalur Leuwigoong, Bandrek dan Wanaraja akan menjadi jalur pengurai jika terjadi kepadatan arus kendaraan baik di jalur utama Limbangan-Malangbong, maupun kepadatan arus kendaraan di jalur alternatif Kadungora-Cilawu. "Ketiga jalur itu merupakan jalur pengurai yang cukup membantu mengatasi arus kendaraan di jalur utama dan jalur alternatif," tukasnya. (Tasdik/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA