Raden Adipati Aria Kusumadiningrat Berjasa Alihkan Jembatan Cirahong

Jembatan Cirahong yang berada di perbatasan Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya merupakan jasa dari Bupati Galuh (sekarang Kabupaten Ciamis) Raden Adipati Koesumadiningrat. Menurut catatan buku sejarah Ciamis yang disusun pakar sejarah Ciamis dari Universi

Raden Adipati Aria Kusumadiningrat Berjasa Alihkan Jembatan Cirahong

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Jembatan Cirahong yang berada di perbatasan Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya merupakan jasa dari Bupati Galuh (sekarang Kabupaten Ciamis) Raden Adipati Koesumadiningrat. "Menurut catatan buku sejarah Ciamis yang disusun pakar sejarah Ciamis dari Universitas Galuh Ciamis sejarah jalur kereta api dari Tasikmalaya menuju banjar tersebut awalnya lurus melalui Cilangkap," tutur Miming Mujamil Kasi Sejarah dan Nilai Sejarah Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) Kabupaten Ciamis. Namun saat itu Bupati Raden Adipati Koesumadiningrat melakukan lobi politik kepihak Belanda yang saat itu bercokol di Indonesia karena masa penjajahan. "Akhirnya karena lobi politik yang dilakukan beliau terhadap pemerintahan Belanda waktu itu menyetujui bahwa jalur rela kereta api dibelokan ke arah Kabupten Galuh ( Ciamis ) dengan membangun jembatan yang fenomenal tersebut," jelasnya. [caption id="attachment_139652" align="aligncenter" width="735"] Bupati Ciamis H Iing Syam Arifin Saat Jiarah Ke Makam Adipati Kusumadiningrat (FokusJabar/Husen)[/caption] Selain berjasa dalam mengalihkan jalur kereta tersebut lanjut Miming, Raden Adipati Kusumadiningrat juga menjadikan Kabupaten Ciamis ini menjadi sentra kelapa yang terkenal sehingga dengan terkenalnya galuh waktu itu pohon kelapanya membuat sejumlah pengusaha dari negeri Cina mendirikan pabrik minyak kelapa. "Bangunan bekas pabrik minyak kelapa sampai saat ini masih ada yaitu Guan Hien yang berada dijalan Jendral Ahmad Yani," terangnya. (Husen Maharaja/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA