PKL Ciamis Minta Solusi Relokasi Pascapenertiban

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) jangan main gusur saja kepada para pedagang kaki lima (PKL) tanpa memberikan solusi relokasi yang jelas. Demikian dikatakan Aweng (48) salah seorang pedagang yang ditertibkan. Senin (23 5 2016). Menurut Aweng, kalau

PKL Ciamis Minta Solusi Relokasi Pascapenertiban

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) jangan main gusur saja kepada para pedagang kaki lima (PKL) tanpa memberikan solusi relokasi yang jelas. Demikian dikatakan Aweng (48) salah seorang pedagang yang ditertibkan. Senin (23/5/2016). Menurut Aweng, kalau memang mau menertibkan pedagang seharusnya ada tempat untuk relokasi jangan asal gusur saja. "Kami juga kan butuh makan, kalau tempat kami jualan digusur bagaimana kami bisa makan. Lain lagi jika ada solusi pascapenertiban, para pedagang tidak dirugikan tidak seperti saat ini," katanya. Aweng mengaku kecewa dengan penertiban yang dilakukan Satpol PP tersebut yang seolah tidak memperhatikan masyarakat kecil. Sementara itu Kabid Trantib Satpol PP Kabupaten Ciamis, Dedi Iwa Saputra menjelaskan, penertiban ini merupakan perintah dari peraturan yang ada yang harus ditegakan, sedangkan urusan relokasi ada intansi lain yang mengurusnya. "Masalah relokasi pascapenertiban ini bukan kewenangan kami, tugas kami di sini untuk menegakan Perda yang dilanggar mereka," tegasnya. (Husen/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA