Pilkada Tasilkmalaya Ditunda, Wagub Jabar Berharap Ada Perpu

Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar (Demiz) berharap adanya Peraturan Perundangan (Perpu) perihal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Tasikmalaya supaya tidak ditunda. Demiz khawatir, penundaan Pilkada bakal mengganggu roda pemer

Pilkada Tasilkmalaya Ditunda, Wagub Jabar Berharap Ada Perpu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar (Demiz) berharap adanya Peraturan Perundangan (Perpu) perihal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Tasikmalaya supaya tidak ditunda. Demiz khawatir, penundaan Pilkada bakal mengganggu roda pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya. "Sebaiknya ada Perpu karena ini Pilkada Serentak. Sekarang ini pelaksana tugas (PLT) kan dua tahun, kelamaan. Mungkin ada calon kuat sudah lupa orang. Kalau PLT kan gak bisa ambil kebijakan," ucap Demiz kepada wartawan di Gedung Sate Jalan Dipenogoro Kota Bandung, Selasa (4/8/2015). Menurut Demiz, akan terjadi perbedaan apabila suatu daerah dipimpin oleh PLT yang terlalu lama. Pasalnya kewenangan yang dimilikinya terbatas. "Kita gak berharap, karena akan mempengaruhi terhadap pembangunan, makanya gak boleh lama-lama PLT. Dengan dua tahun kekosongan, masyarkat yang dirugikan, apa lagi daerah yang sedang pengembangan ya," katanya. Demiz menjelaskan, pembuatan Perpu tersebut merupakan kewenangan dari pemerintah pusat. Akan tetapi, dia tetap berharap akan adanya Perpu mengenai mekanisme dengan adanya calon tunggal. "Apakah nantinya, mau melawan kotak kosong atau apakah dikembalikan ke DPRD sebagai sebuah proses politik kan itu respentatif rakyat dan malahan akan menghemat biaya," jelasnya. Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan menunda pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Tasikmalaya. Hal tersebut karena hanya ada satu pasangan calon yang resmi mendaftar dan telah memenuhi syarat pendaftaran calon. Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Deden Nurul Hidayat mengatakan hingga akhir masa perpanjangan pendaftaran pada hari Senin (3/8/2017) kemarin, pukul 16.00 WIB, tidak ada lagi pasangan yang mendaftar untuk ikut dalam Pilkada di Kabupaten Tasikmalaya. (Budi/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA