Pembangunan Trotoar Di Lingkungan Islamic Center Terhambat Bangunan Liar

Rencana Pemerintah Kabupaten Ciamis memperindah kawasan Gedung Islamic Centre dengan membangun trotoar akan mengalami kendala. Karena saat ini di kawasan tersebut sudah banyak berdiri bangunan liar para pedagang kaki lima. Jalanan kawasan Gedung Islami

Pembangunan Trotoar Di Lingkungan Islamic Center Terhambat Bangunan Liar

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Rencana Pemerintah Kabupaten Ciamis memperindah kawasan Gedung Islamic Centre dengan membangun trotoar akan mengalami kendala. Karena saat ini di kawasan tersebut sudah banyak berdiri bangunan liar para pedagang kaki lima. "Jalanan kawasan Gedung Islamic Centre sekarang sudah diaspal hotmix sehingga untuk lebih memperindahnya diperlukan pembangunan penunjang lainya berupa trotoar di pinggir jalan tersebut," kata Oman Rohman Kepala Dinas Cipta  Karya, Kebersihan dan Tata Ruang ( DCKTR ) Kabupaten Ciamis. Oman menjelaskan, untuk membangun trotoar tersebut saat ini pihaknya mengaku kesulitan karena di tempat yang akan dibangun trotoar tersebut sudah banyak berdiri bangunan liar pedagang kaki lima. Sebelum pembangunan dilaksanakan para pedagang tersebut harus diteribkan dahulu. "Sepertinya sebelum melaksanakan pembangunan trotoar tersebut perlu sosialisasi dahulu kepada para pedagang kaki lima tersebut untuk segera pindah dari tempat terlarang itu," jelasnya. Pembangunan trotoar tersebut lanjut Oman, akan dibarengi juga dengan penempatan lampu-lampu taman serta penanaman pohon agar lingkungan Gedung Islamic Centre tersebut tidak kumuh seperti saat ini. "Bagi para pedagang kaki lima yang akan terkena dampak pembangunan trotoar tersebut akan dialihkan ketempat yang lebih resentatif untuk berjualan," terangnya. Sementara itu Eman (56) warga lingkungan Islamic Centre menyambut baik pembangunan trotoar tersebut apalagi bangunan kios pedagang kaki lima akan dibongkar. "Akibat adanya bangunan kios pedagang kaki lima yang kosong pernah warga memergoki pasangan mesum," jelasnya, Senin (3/8/2015) . (  Husen Maharaja/den )

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA