Musingin deh...Harga BBM Naik Lagi, Pengusaha Angkutan Umum Rugi

Pemerintah pusat terhitung 28 Maret 2015 resmi menaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis premium dan solar. Premium yang semula Rp 6.800 naik menjadi Rp7.300 liter. Sedang solar naik dari Rp6.400 menjadi Rp6.900 liter. caption id attachment

Musingin deh...Harga BBM Naik Lagi, Pengusaha Angkutan Umum Rugi

GARUT, FOKUSJabar.com: Pemerintah pusat terhitung 28 Maret 2015 resmi menaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM )  jenis premium dan solar. Premium yang semula Rp 6.800  naik menjadi Rp7.300/liter. Sedang solar naik dari Rp6.400 menjadi Rp6.900/liter. [caption id="attachment_48018" align="aligncenter" width="460"] ilustrasi[/caption] Kenaikan tersebut tentu saja berdampak besar bagi para pemilik jasa angkutan.  Baik angkutan umum maupun tukang ojek yang biasa beroperasi di Kabupaten Garut Jawa Barat. Dadang salah seorang sopir angkutan umum jurusan Cibatu - Garut mengeluhkan kenaikan harga BBM. Bagaimana tidak, para penumpang enggan menggunakan jasa angkutan umum. Mereka lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Akibatnya, penghasilan menurun drastis karena kurang penumpang. Terlebih jumlah rit dikurangi dari lima menjadi tiga rit saja. Dampak kenikan BBM dirasakan juga tukang  Ojek. Seperti dikatakan Agus Sukmara (40), warga Kampung Biru, Kecamatan Karangpawitan Garut. “ BBM naik kami yang rugi,” kata Agus di pangkalan ojek Sucinaraja, Senin (30/3/2015). (Bambang Fouristian/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA