Musim Kemarau, Saluran Irigasi di Garut Kering

GARUT, FOKUSJABAR.com Musim kemarau tahun ini membuat tiga saluran irigasi di Kabupaten Garut mengering. Akibatnya ratusan hektare sawah di Garut mengalami kekeringan. Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Pertambangan Kabupaten Garut, Uu Saepudin mengatakan,

Musim Kemarau, Saluran Irigasi di Garut Kering

GARUT, FOKUSJABAR.com: Musim kemarau tahun ini membuat tiga saluran irigasi di Kabupaten Garut mengering. Akibatnya ratusan hektare sawah di Garut mengalami kekeringan. Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Pertambangan Kabupaten Garut, Uu Saepudin mengatakan, dari 38 saluran tiga diantaranya sudah kering, sementara 35 saluran irigasi lainnya masih berfungsi, walaupun hanya sekitar 50% dari total aliran normal. [caption id="attachment_150731" align="aligncenter" width="735"] bendungan copong (Foto : Tasdik)[/caption] " Jadi kering sama sekali yang tiga irigasi tersebut, dan 35 lainnya masih berjalan walaupun mengalami pengurangan hingga 50%, " ujarnya, Senin (3/8/2015) kepada wartawan. Ketiga saluran irigasi tersebut diantaranya saluran Irigasi Cipacing, sebelumnya mampu mengairi sekitar 300 hentar sawah di Kecamatan Cibatu. Saluran irigasi Ciparigi juga sudah mengering dan sebelumnya mampu mengairi sawah sekitar 290 hektar. " Nah satu saluran irigasi lainnya yaitu Cidahu kini tidak bisa mengairi sawah seluas 190 hektar, " ungkap Uu. Diakui Uu, ketiga saluran irigasi tersebut tiap tahun memang selalu mengalami kekeringan, kecuali jika Bendung (bendungan) Copong beroperasi yang direncanakan selesai tahun 2016 menadatang. " Ya, mudah-mudahan tahun 2016 mendatang, setelah bendunga Copong selesai, ketiga irigasi tersebut bisa tetap berfungsi, " pungkasnya. (Tasdik/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA