Managemen PDAM Tirta Sukapura Amburadul

Sekretaris Lembaga Perlindungan dan Pengguna Air (LPPKA) Tasikmalaya Ana Rohana mengatakan, managemen PDAM Tirta Sukapura disinyalir acak acakan terbukti dengan proyek Perumahan Arrasy yang semula dinyatakan ilegal tapi akhirnya menjadi legal. Itu bukti

Managemen PDAM Tirta Sukapura Amburadul

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sekretaris Lembaga Perlindungan dan Pengguna Air (LPPKA) Tasikmalaya Ana Rohana mengatakan, managemen PDAM Tirta Sukapura disinyalir acak-acakan terbukti dengan proyek Perumahan Arrasy yang semula dinyatakan ilegal tapi akhirnya menjadi legal. "Itu bukti carut marutnya mangemen di PDAM Tirta Sukapura. Awalnya Dirut PDAM mengatakan proyek tersebut ilegal bahkan meminta kepolisian untuk mengusutnya," ungkap Ana Rohana, Kamis (6/8/2015) Ana mencurigai keterangan Dirut PDAM yang pertama mengatakan bahwa proyek Perumahan Arrasy ilegal itu benar adanya. Namun ketika dipanggil oleh Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya langsung ada perdamaian yang akhirnya merubah pernyataannya. "Karena menurut informasi Dewan Pengawas maupun Komisi II DPRD berharap masalah tersebut tidak masuk ke ranah hukum dan bisa diselesaikan di internal PDAM," ucapnya Dengan demikian, kata Ana, ada kemungkinan Dirut PDAM mendapat tekanan agar mengakui bahwa tanda tangan dalam MoU dengan pengembang benar ditanda tanganinya. "Jelas harus dicurigai. Awalnya lantang mengatakan proyek Arrasy ilegal tapi setelah dengan Komisi II malah merubah pernyataannya, Dirut yang plin plan atau ada tekanan," papar Ana. (Nanang Yudi/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA