LSM JARI: Lebih Baik Memberikan Pembelajaran Politik Ketimbang Mendiskreditkan Capres-Cawapres

Menghadapi Pemilihan Presiden, 9 Juli 2014 mendatang, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Aspirasi Rakyat Indonesia Jawa Barat, Dendi Hendriansyah, mengajak kepada semua timses agar tidak mendiskreditkan pasangan Capres dan C

LSM JARI: Lebih Baik Memberikan Pembelajaran Politik Ketimbang Mendiskreditkan Capres-Cawapres

Oleh: Bambang Fouristian GARUT,FOKUSJabar.com: Menghadapi Pemilihan Presiden, 9 Juli 2014 mendatang,  Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Aspirasi Rakyat Indonesia Jawa Barat, Dendi Hendriansyah, mengajak kepada semua timses agar tidak mendiskreditkan pasangan Capres dan Cawapres yang bukan dukungannya. [caption id="attachment_86545" align="aligncenter" width="478"] Dendi Hendriansyah Ketua DPP LSM JARI(Foto: Bambang Fouristian)[/caption] “Saat ini kita sebagai umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa. Alangkah indahnya jika bulan suci Ramadhan ini kita fokus beribadah,” kata Dendi, Minggu (29/06/2014). Menurutnya, sejak ditetapkannya Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) sebagai capres dan cawapres, tak sedikit para pendukung melakukan hinaan atau cacian kepada salah satu Pasangan Calon melalui Sosial Media. Para timses jika ingin memberikan pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat, tidak boleh saling mendiskreditkan, melainkan memberikan pemahaman tentang politik yang sebenarnya. “Di media internet, masing-masing timses capres-cawapres setiap hari melakukan kampanye. Sayangnya, banyak diantaranya mengeluarkan kalimat atau kata-kata yang sifatnya menjatuhkan salah satu pasangan calon. Sebenarnya itu tidak boleh terjadi, karena bukan pembelajaran tetapi memprovokasi,” terang Dendi. Untuk itu, LSM JARI menyarankan kepada seluruh tim sukses Pasangan Calon dalam mendekati calon pemilih (masyarakat) agar menunjukan prilaku yang sopan agar mendapat simpatik dan dukungan penuh.(ADR)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA