Layanan Speedy di Ciamis Mengecewakan

Pelanggan jaringan internet speedy produk Telkom merasa kecewa dengan pelayanan yang dirasakan kurang memuaskan, sementara pembayaran setiap bulan harus tepat waktu, bahkan jika terlambat dikenakan denda. Seperti diungkapkan pelanggan speedy di Ciamis,

Layanan Speedy di Ciamis Mengecewakan

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Pelanggan jaringan internet speedy produk Telkom merasa kecewa dengan pelayanan yang dirasakan kurang memuaskan, sementara pembayaran setiap bulan harus tepat waktu, bahkan jika terlambat dikenakan denda. Seperti diungkapkan pelanggan speedy di Ciamis, Lili yang juga pengurus Karang Taruna Kabupaten Ciamis mengakui, setiap bulannya harus bayar speedy tepat waktu tapi tidak sesaui dengan pelayanan yang diberikan. “Setiap bulan saya bayar sampai Rp400 ribu lebih, tapi pelayanannya tidak memuaskan, ketika jaringan mendapat gangguan, petugas lapangan yang dihubungi cukup mengatakan ‘nanti akan dilaporkan ke central’, tidak ditindaklanjuti dengan turun memeriksa ke lokasi pelanggan,” katanya, Rabu (25/5/2016). Begitu juga ketika menghubungi nomor central Telkom di nomor 0265 772000 beberapa kali dihubungi tidak ada yang mengangkat. “Saya jadi tidak mengerti apa kerja operator di central Telkom dengan nomor 0265 772000 itu, pada tidur atau tidak ada orang. Apa gunanya nomor pengaduan itu?” tegasnya. Selain itu, menurut Lili, pelayanan Usee Tv yang dijanjikan juga tidak sesuai yang dikabarkan sebelumnya, seperti beberapa program tv nasional yang sebelumnya bisa tertangkap justru hilang dengan tiba-tiba. “Kalau memang begini pelayanannya lebih baik saya pasang antena biasa saja, seluruh tv nasioanl bisa tertangkap. Kami tidak kelabakan ketika ada event pertandingan bola, apalagi yang bertanding Persib,” keluhnya. Menurut Lili, kekecewaan tersebut bukan yang pertama, sebelumnya juga pernah berlangganan speedy berikut Usee tv-nya, tetapi pelayanan yang diterima justru tidak sesuai dengan janji-janji atau iklan yang disampaikan. “Jaringannya jelek sering putus-putus, hingga petugas berulang-ulang membetulkan jaringan, sementara layanan Usee tv tidak bisa dinikmati sama sekali, mereka hanya memasang kabel-kabel jaringan saja, sementara tv-nya tidak pernah hidup dengan alasan ada petugas khusus yang akan menanganinya,” katanya. Diakui Lili, ujung-ujungnya, Telkom justru melayangkan tagihan mulai dari awal pembayaran layanan internet dan layanan Usee tv, padahal layanan tv tidak pernah dinikmati karena petugas khususnya pun tidak ada yang datang, begitu juga dengan jaringan internet tidak memuaskan karena selalu terputus-putus. Dijelaskan Lili, karena tidak ada gunanya, pihaknya mengambil tindakan berhenti berlanganan speedy. Tapi beberapa bulan kemudian ada petugas yang menawarkan pemasangan baru dengan alasan pemasangan sebelumnya jaringannya jelek sehingga banyak gangguan. “Katanya sekarang pasti normal dan lebih bagus karena jaringan yang digunakan adalah kabel optik. Tapi kenyataannya, saya kecewa,” tegasnya. (Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA