Kasi Sarana Disdik Penuhi Panggilan Komisi D DPRD Garut

Terkait adanya isu pemotongan dana pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang bersumber dari alokasi APBN 2015, Komisi D DPRD Garut memanggil pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Garut. Hal tersebut dibenarkan Kepala Seksi Sarana Disdik Garut Toto. Menurutnya

Kasi Sarana Disdik Penuhi Panggilan Komisi D DPRD Garut

GARUT, FOKUSJabar.com: Terkait adanya isu pemotongan dana pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang bersumber dari alokasi APBN 2015, Komisi D DPRD Garut memanggil pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Garut. Hal tersebut dibenarkan Kepala Seksi Sarana Disdik Garut Toto. Menurutnya,  dalam pertemuan tersebut sudah dijelaskan bahwa tidak ada pemotongan anggaran yang dilakukan pihak Disdik Garut. “ Dihadapan Ketua dan sejumlah anggota Komisi D, saya yakini tidak ada praktek pemotongan anggaran hingga mencapai 20 persen. Terlebih, dana tersebut masuk dan dicairkan langsung melalui rekening sekolah si-penerima bantuan,” kata Toto di ruang kerjanya, Jum’at (31/7/2015). Diberitakan sebelumnya, Fraksi Partai Gerindra menemukan adanya dugaan pemotongan dana RKB sebesar 20 persen dari nilai total anggaran Rp258 juta per sekolah. Dari sebanyak 13 SDN penerima bantuan pembangunan RKB, masing-masing mendapatkan pembangunan 2 ruang kelas. (Bambang Fouristian/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA