Jumlah Murid Tak Sesuai, Guru Ini Digaji RP30 Ribu

Hari ini, para guru honorer (Sukwan) di Kabupaten Garut akan menggelar aksi unjukrasa besar besaran. Tidak banyak yang mereka tuntut dalam aksinya nanti, mereka hanya ingin Pemkab memikirkan kesejahteraannya. Daud Abdullah salah seorang guru Sukwan men

Jumlah Murid Tak Sesuai, Guru Ini Digaji RP30 Ribu

GARUT,FOKUSJabar.com:  Hari ini, para guru honorer (Sukwan) di Kabupaten Garut akan menggelar aksi unjukrasa besar-besaran. Tidak banyak yang mereka tuntut dalam aksinya nanti, mereka hanya ingin Pemkab memikirkan kesejahteraannya. Daud Abdullah salah seorang guru Sukwan mengaku, selama 14 tahun mengabdikan diri sebagai pendidik, kehidupannya tidak pernah sejahtera. Harapan hidup sejahteranya dimulai sejak tahun 2001 di SDN Padaasih, Pasirwangi. Saat itu Daud hanya mendapat Rp30 ribu per bulan honor, dan naik menjadi Rp75 ribu per bulan pada 2005. "Honor itu hasil penyesuaian jumlah  murid dan belaskasihan kepala sekolah. Nasib kami susah terangkat," tutur Daud, Senin (3/8/2015). Memasuki 2005 akhir, pemerintah menggulirkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Melalui program itu, honor para Sukwan naik menjadi Rp250 ribu. Sayang, upaya pemerintah itu tidak untuk semua Sukwan, terlebih jumlah murid masih menentukan menerima tidaknya honor. Bapak anak dua ini masih tetap menafkahi keluarga dari hasil dia memengajari SDN Padaasih Pasirwangi. Meski pengabdian Sukwan dianggap tak sebanding dengan guru PNS yang gajinya lebih besar, Dudi tetep menjalankannya. (Deni Rinjani/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA