Jelang Puasa, Warga Pasar Cikajang Temukan Upal Hingga Rp8 Juta

Sudah berulang kali warga Pasar Cikajang, Kabupaten Garut berhasil menemukan uang palsu (Upal) hingga mencapai Rp8 juta. Upal tersebut diserahkan oleh perwakilan pedagang yang tergabung dalam Ikatan Warga Pedagang Pasar (IWAPPA) Cikajang kepada pihak

Jelang Puasa, Warga Pasar Cikajang Temukan Upal Hingga Rp8 Juta

GARUT, FOKUSJabar.com : Sudah berulang kali warga Pasar Cikajang, Kabupaten Garut berhasil menemukan uang palsu (Upal) hingga mencapai Rp8 juta. Upal tersebut diserahkan oleh perwakilan pedagang yang tergabung dalam Ikatan Warga Pedagang Pasar (IWAPPA) Cikajang kepada pihak Polsek Cikajang. Ketua IWAPPA Cikajang, Agus F Tura mengatakan, upal tersebut didapat dari pengumpulan warga pedagang yang mulai mengetahui ciri-ciri upal dengan yang asli. Itu merupakan hasil sosialisasi yang dilakukan oleh Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat pada April lalu. "Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi, IWAPPA Cikajang bekerja sama dengan Polsek Cikajang memberikan himbauan berupa surat kepada warga pedagang pasar untuk melaporkan dan menyerahkan apabila pedagang yang kebetulan menemukan uang palsu, " katanya, Jumat (27/5/2016). Terakhir, penyerahkan uang palsu langsung kepada petugas dari perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat yang datang untuk mensosialisasikan Undang-undang nomor 17 tahun 2014 tentang mata uang rupiah kepada warga pedagang Pasar Cikajang. Sosialisasi tersebut merupakan program kerja IWAPPA dalam pelaksanaan Undang-undang no 8 tahun 2011 tentang perlindungan konsumen. “Alhamdulillah kita dapat dukungan khususnya dari pihak Bank Indonesia Bandung, Muspika dan perbankan yang ada di Kecamatan Cikajang,” ungkapnya. Sementara Camat Cikajang, Anwar berharap, dengan sosialisasi terkait mata uang rupiah, masyarakat Cikajang umumnya dan khususnya para pedagang dapat mengetahui bagaimana membedakan uang asli dan uang palsu, sehingga mereka bisa lebih hati-hati lagi ke depannya. “Harapan kami mudah-mudahan dengan sosialisasi ini para pedagang hati-hati dan tahu mana uang asli dan mana yang palsu, " ucapnya pendek. (Tasdik/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA