Ini yang Perlu Dicatat Kiper PSGC Ciamis

Penampilan PSGC Ciamis saat melawan Persebaya Surabaya pada Turnamen Segitiga Ciamis di babak pertama begitu prima. Banyak peluang mengancam gawang Persebaya. caption id attachment 116154 align aligncenter width 300 Kiper PSGC Ciamis M Irfan ca

Ini yang Perlu Dicatat Kiper PSGC Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.com. Penampilan PSGC Ciamis saat melawan Persebaya Surabaya pada Turnamen Segitiga Ciamis di babak pertama begitu prima. Banyak peluang mengancam gawang Persebaya. [caption id="attachment_116154" align="aligncenter" width="300"] Kiper PSGC Ciamis M Irfan[/caption] Namun pada babak kedua, lini pertanan dan penjaga gawang PSGC M. Irfan menjadi tidak fokus dan miskordinasi. Bobotoh PSGC Balad Galuh Anthika Asmara, mengatakan dua kiper Persebaya Thomas Ryan Bayu dan Jendri Pitoy harus diambil pengalamannya oleh M. Irfan. Harus diakui Ryan Bayu dan Jendri menjadi bintang lapangan di Turnamen Segitiga Ciamis, karea sukses menjaga keperawanan gawang Persebaya di turnamen ini. "Kami melihat keduanya konsisten dan fokus, serta mampu berkordinasi dengan beknya. Tenang, gak mudah galau ketika bola masuk ke jantung pertahanan, " kata Anthik, Senin (23/3/210%). M.Irfan sebenaranya punya refleks yang lebih bagus tetapi kadang mudah terpancing maju kedepan dan lupa dimana idealnya dia harus berdiri. "Menurut saya, dua gol ke gawang PSGC karena Irfan galau, dan berdiri di posisi yang tidak pas. Bola-bolanya biasa saja, gak ada yang keras, sebenarnya bisa ditepis jika posisinya pas, " kata Anthik. Sebagai bobotoh PSGC, ia berharap koordinasi antara kiper dan barisan belakang bisa diperbaiki. Termasuk keakurasian posisi kiper di antara bek dan gawang. (Deni Hamdani)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA