Ini Pelanggaran PT RSI Yang Dilaporkan ke Wabup Tasikmalaya

Sedikitnya ada sembilan pelanggaran yang dilakukan PT Raya Sugarindo Inti (RSI) yang disampaikan Sarikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Tasikmalaya kepada Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto diantaranya 1. Pihak perusahaan membayar upah buruh d

Ini Pelanggaran PT RSI Yang Dilaporkan ke Wabup Tasikmalaya

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sedikitnya ada sembilan pelanggaran yang dilakukan PT Raya Sugarindo Inti (RSI) yang disampaikan Sarikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Tasikmalaya  kepada Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto diantaranya 1. Pihak perusahaan membayar upah buruh di bawah upah minimum/UMK yang berlaku. 2. Pihak perusahaan memperkerjakan karyawan tidak sesuai jam kerja yang telah ditentukan dan tidak membayar upah yang tidak dipekerjakan (diliburkan) 3. Pihak perusahaan tidak membayar upah lembur bagi karyawan yang bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan 4. Pihak perusahaan tidak memberikan hak cuti terhadap karyawan bertentangan dengan undang-undang nomor 13 tahun 2003 pasal 79 ayat 1,2 dan 3 dan pasal 93 ayat 2 poin G yang mana pelanggaran tersebut adalah tindak pidana pelanggaran yang di atur di undang-undang nomor 13 tahun 2003 pasal 187 5. Pihak perusahaan tidak memberikan tunjangan hari raya (THR) tidak sesuai dengan ketentuan minimal satu kali upah minimum kabupaten ditambah tunjangan-tunjangan tetap, bertentangan dengan Per-04/MEN/1994 6. Kekurangan upah pokok dan THR : Selama ini, pihak perusahaan membayar upah pokok terhadap karyawan tidak sesuai dengan ketentuan/lebih rendah dari UMK kabupaten Tasikmalaya. 7. I'd card sebagai legalitas karyawan 8. TMK/tunjangan masa kerja 9. Pemotongan iuran secara langsung/ check of system (COS) yang dilakukan pihak perusahaan mengatasnamakan serikat pekerja sekuruh indonesia (SPSI), sedangkan karyawan yang bersangkutan tidak mempunyai legalitas keanggotaan sebagaimana di atur dalam UU nomor 21 tahun 2000, UU nomor 13 tahun 2003, UU nomor 2 tahun 2004. "Demikian pelanggaran yang telah dilakukan oleh pihak perusahaan," ungkap ungkap Koordinator SBSI Tasikmalaya, Dani Koswara, senin (29/6/2015). (Nanang Yudi/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA