Ini Hasil Pertemuan P3L, Bupati dan Staf Kepresidenan Terkait Pasar Limbangan

Pemanggilan Bupati Garut, P3L dan beberapa kepala dinas, terkait Pasar Limbangan yang dilakukan oleh Staf Kepresidenan di Jakarta belum lama ini ternyata belum ada titik terang. Ketua P3L (Paguyuban Pedagang Pasar Limbangan) Basar Suryana saat dihubungi

Ini Hasil Pertemuan P3L, Bupati dan Staf Kepresidenan Terkait Pasar Limbangan

GARUT, FOKUSJabar.com : Pemanggilan Bupati Garut, P3L dan beberapa kepala dinas, terkait Pasar Limbangan yang dilakukan oleh Staf Kepresidenan di Jakarta belum lama ini ternyata belum ada titik terang. Ketua P3L (Paguyuban Pedagang Pasar Limbangan) Basar Suryana saat dihubungi via selular, Minggu (22/5/2016), mengatakan, Bahwa Jum'at Kemarin (20/5/2016), kami bersama, Bupati Garut dan Beberapa Kepala SOPD dipanggil Staf Kepresidenan untuk membicarakan Pasar Limbangan, diantaranya adalah Persoalan yang terjadi paska Kebakaran TPS (Tempat Pasar Sementara) Limbangan yang terbakar belum lama ini. "Staf Kepresidenan, Bupati Garut dan P3L Sepakat Kebakaran TPS Limbangan harus segera diusut tuntas oleh pihak berwajib," ujarnya. Basar juga menambahkan, jika Staf Kepresidenan akan segera membuat tim pansus, untuk melakukan investigasi terkait uji kelayakan gedung baru beserta permasalahan dalam revitalisasi Pasar Limbangan. "Kami juga meminta Staf Kepresidenan Kepada Bupati Garut agar mendiskualifikasi PT.Elva Primandiri karena telah melakukan Wan Prestasi," tegasnya. Masih menurut Basar, Kami juga meminta kepada Pemerintah melalui Staf Kepresiden agar Bupati Garut mengambil alih pengelolaan Pasar Limbangan dan mengaudit bangunan Pasar limbangan serta pajak PPN yang diambil PT.Elva Primandiri dari sejak tahun 2013 hingga tahun 2016 kepada para pedagang Pasar Limbangan," ungkapnya. Basar beserta seluruh pedagang yang tergabung dalam P3L berharap setelah ada respon dari Pemerintah Pusat mengenai persoalan Pasar Limbangan ada titik terang dalam persoalan ini. "Semoga dengan turun tangannya Pemerintah, Pusat Persoalan Pasar Limbangan segera teratasi," pungkasnya. (Deni Rinjani/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA