Hiks! Soal Tarif 400 Persen, Bupati Garut Minta Maaf ke PHRI?

Bertemu Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut, Bupati Garut Rudy Gunawan meminta maaf atas pernyataannya di media massa terkait hotel dan restoran yang menaikan tarif 400 persen selama libur lebaran. Pertemuan yang digelar Senin (

Hiks! Soal Tarif 400 Persen, Bupati Garut Minta Maaf ke PHRI?

GARUT,FOKUSJabar.com: Bertemu Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut, Bupati Garut Rudy Gunawan meminta maaf atas pernyataannya di media massa terkait hotel dan restoran yang menaikan tarif 400 persen selama libur lebaran. Pertemuan yang digelar Senin (3/8) lalu membahas pernyataan bupati di beberapa media massa. "Bupati memohon maaf kepada kami atas ketidaktahuannya," jelas Wakil Ketua 4 PHRI Garut Herri Juliardi Taufiq, Rabu (5/8/2015). Herri menegaskan, sebagai pengusaha hotel, dirinya akan menaikan tarif saat liburan panjang dan akhir tahun. Kendati begitu, pihaknya tetap menggunakan hitung-hitungan dan pelayanan terbaik. "Nggak sampai 400 persen naiknya. Kalau menaikan tarif seenaknya, kami akan ditinggal konsumen," tegasnya. Selain meminta maaf, bupati pun berharap ada komunikasi yang baik antara Pemkab dan PHRI, terlebih PHRI berperan penting dalam meningkatkan sektor wisata. Bupati pun berjanji bertanggungjawab atas keamanan dan kenyamanan hotel. Lalu sektor pajak dari perhotelan dan restoran akan diprioritaskan untuk menunjang kemajuan pariwisata. Sebelumnya, Bupati Garut Rudy Gunawan berang dengan banyaknya pengusaha hotel dan restoran di tempat wisata di Kabupaten Garut yang seenaknya menaikan tarif secara sepihak. Kemarahannya itu beralasan, bupati merasakan dan menyaksikan sendiri bahwa para pengusaha itu menaikan tarif hingga 400 persen dari tarif normal. Pihaknya pun akan segera melayangkan surat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut untuk memberikan teguran. Bila perlu mengancam akan mencabut izin operasi hotel dan restoran. (Deni Rinjani/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA