Empat PLTMH Cimandala, Satu Tidak Berfungsi dan Bermasalah

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis, Priyambudi didampingi Kasi Intelejen Kejari Danceu mengatakan di sepanjang Sungai Cimandala, Desa Harumandala, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, terdapat empat Pembangkit L

Empat PLTMH Cimandala, Satu Tidak Berfungsi dan Bermasalah

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis, Priyambudi didampingi Kasi Intelejen Kejari Danceu mengatakan di sepanjang Sungai Cimandala, Desa Harumandala, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, terdapat empat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidra (PLTMH). Pembangkit listrik tersebut dibangun sebagai program peningkatan electricy masyakarat di perdesaan yang belum tersentuh aliran listrik. Tetapi dari ke empat PLTMH satu diantaranya yang berlokasi di Dusun Cibuluh bermasalah dan terindikasi korupsi. Sehingga keberadaanya tidak bisa digunakan oleh penerima manfaat. "Kalau berfungsi ada 40 keluarga yang bisa memanfaatkan pembangkit listrik berkekuatan 16 Kilowatt itu. Karena ulah oknum proyek tersebut menjadi mubadzir tidak sesuai spek dan merugikan negara. Kasusnya sedang kita tangani, " ujar Priyambudi, pada Gathering Pers Kejari Ciamis, di Aula Kantor Kejari Ciamis, Senin (03/08/2015). Ke empat PLTMH dibangung dengan tahun anggaran yang berbeda dan pihak rekanan yang berbeda. PLTMH yang saat ini terindikasi korupsi yaitu yang dikerjakan oleh pemenang tender dari PT Portal Sejati Utama yang beralamat di Bekasi. Hasil survei ke lapangan oleh tim ahli ITB dan Politeknik Bandung ditemukan pengerjaan yang tidak sesuai spek, dan berkualitas buruk. Pda berita sebelumnya, tiga tersangka telah ditahan oleh Kejari Ciamis, di Rutan Ciamis. Kejari memintai keterangan 20 saksi dan mengumpulkan alat bukti berupa berkas dan surat-surat. Kasus yang merugikan rakyat penerima manfaat dan negara ini terus dikembangkan. Sangat memungkinkan ada tersangka baru jika tim penyidik menemukan hal-hal baru dan petunjuk baru. "Bagaimana perkembangan perkara ini nantinya, akan kami informasikan lagi. Jika semua sudah selesai pemberkasan akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Bandung, untuk disidangkan, " paparnya. (den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA