Cipuk Cemilan Khas Garut, Spesial di Bulan Ramadhan

GARUT, FOKUSJABAR.com Makanan khas Garut Jawa Barat, yang satu ini memang sedang naik daun, sebut saja cipuk yang merupakan singkatan dari Aci (sagu) dan kerupuk, cemilan ini memang sangat digemari para perempuan yang identik senang makanan pedas. Menuru

Cipuk Cemilan Khas Garut, Spesial di Bulan Ramadhan

GARUT, FOKUSJABAR.com: Makanan khas Garut Jawa Barat, yang satu ini memang sedang naik daun, sebut saja cipuk yang merupakan singkatan dari Aci (sagu) dan kerupuk, cemilan ini memang sangat digemari para perempuan yang identik senang makanan pedas. Menurut pemilik usaha cipuk, Irma Ridyawati (36), warga Kampung Cilageni, Desa Karangtengah, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut Jawa Barat, cipuk paling nikmat disajikan dengan sambal rujak yang pedas, sehingga tak heran jika kaum perempuan banyak mengemari. " Biasanya habis berbuka puasa, cipuk disajikan dengan sambal rujak yang pedas pasti mantap, " ujarnya, Selasa (30/6/2015) kepada wartawan. [caption id="attachment_139007" align="aligncenter" width="463"] Cipuk siap disantap, disajikan dengan sambal rujak (Foto : Tasdik)[/caption] Cara membuat cipuk sangatlah mudah, bahan yang dibutuhkan kerupuk mentah, aci, bumbu dan bumbu untuk sambal rujak. Mula-mula kerupuk mentah dihancurkan, direndam selama 10 menit, kemudian dicuci bersih dan ditiriskan, selanjutnya mencampur aci dengan air plus bumbu lalu masukan kerupuk yang sudah ditiriskan tadi. Berikutnya, ambil cetakan patalon kemudian cipuk mentah dimasukan kedalam paralon, setelah diperas dikeluarkan airnya, lalu dikukus selama 30 menit. " Mudah dan cepat cara produksi cipuk, tinggal setelah dingin, cipuk dipotong-potong lalu dogoreng, cipuk sajikan enak saat masih hangat, " ungkap Irma. lanjut Irma, omzet penjualan cipuk mengalami kenaikan hingga lebih dari 100 persen, bila dibandingkan dengan penjualan cipuk pada hari biasanya, dengan harga yang sangat terjangkau Rp8 ribu per kemasan. " Kalau hari-hari biasa saya mampu menjual hingga 100 kemasan, di bulan Ramadhan bisa mencapai 200 kemasan, " pungkasnya.** (Tasdik/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA