BNN Rekrut Tenaga Konselor Aadiksi LRKM

Dalam rangka mensukseskan program rehabilitasi 100 ribu penyalahguna Narkoba, dibutuhkan tenaga tenaga yang handal dan profesional sehingga mampu memberikan pelayanan yang baik. Untuk itu Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Deputi Bidang Rehabilitasi

BNN Rekrut Tenaga Konselor Aadiksi LRKM

FOKUSJabar.com: Dalam rangka mensukseskan program rehabilitasi 100 ribu penyalahguna Narkoba, dibutuhkan tenaga-tenaga yang handal dan profesional sehingga mampu memberikan pelayanan yang baik. Untuk itu Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Deputi Bidang Rehabilitasi melakukan perekrutan tenaga konselor yang akan ditugaskan di Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM) baik Yayasan maupun Panti. BNNK Ciamis yang merupakan lembaga struktural BNN di wilayah Jawa Barat diberikan mandat untuk melakukan kegiatan dimaksud, melalui Surat Deputi Rehabilitasi BNN Nomor B/2294/VI/DE/RH.01/2015/BNN tanggal 30 Juni 2015 perihal Pemberitahuan Rekrutan Petugas Rehabilitasi Komponen Masyarakat. Sebanyak 11 orang petugas yang bekerja di Yayasan/Panti-panti Rehabilitasi di wilayah Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya dan Pangandaran ikut serta mengikuti seleksi perekrutan tenaga konselor adiksi, di Ruang Tim Penyuluh BNNK Ciamis, pada Jumat (30/07/2015). Kasi Rehabilitasi, Aris Nuryana, S.Sos, selaku Ketua Tim Seleksi mejelaskan bahwa, materi tes meliptu, pengetahuan tentang Narkoba, rehabilitasi beserta komponen-komponennya, dan prosedur rehabilitasi. Kemudian kesiapan riwayat kesehatan, pengalaman pekerjaan, dan riwayat pemulihan jika mantan penyalahguna, dan attitude atau cara menyampaikan pendapat, bahasa tubuh, kesopanan dan menghargai orang lain. “Sebagian besar mereka pernah mengikuti Pelatihan Konselor Adiksi di tingkat BNNP Jabar yang diselenggarakan oleh Deputi Rehabilitasi BNN. Sehingga diharapkan mereka mampu melayani para pasien penyalahguna narkoba melalui konseling sebagai upaya membangun mental mau bangkit dari kecanduan hingga pulih” ujar Aries Fasilitator Rehabilitasi BNNK Ciamis, Rachman Chaerudin, S.Sos,. selaku tim seleksi menerangkan bahwa secara keseluruhan dari pemahaman mereka tentang narkoba memang masih kurang, akan tetapi dari segi pengalaman dan kemampuan melakukan tugas, sebagian besar mereka mampu, Sehingga layak untuk ditugaskan sebagai tenaga konselor. Dari 11 pendaftar hanya 8 orang dinyatakan lulus dan bersedia untuk ditempatkan di beberapa Yayasan/Panti Rehabilitasi antara lain, Yayasan I’Anatush-Shibyan Mangunjaya Pangandaran, Inabah 7 Sukahening Rajapolah Tasikmalaya, Inabah 17 Sukamulya Cihaurbeuti Ciamis, Inabah 18 Sukahaji Cihaurbeuti Ciamis, Inabah 24 Sindangherang Panumbangan Ciamis, Inabah 25 Banjarangsana Panumbangan Ciamis, Inabah 26 Tanjungkerta Pagerageung Tasikmalaya, dan Inabah 27 Pagerageung Tasikmalaya,, sekaligus menandatangani kontrak dengan jangka waktu hingga Desember 2015. ( Husen Maharaja/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA