Baru Tiga Tahun Menjabat Kepala Sekolah, Sudah Terkena Periodisasi ?

Sekretaris LSM Forko Pusaka Kabupaten Garut R Taufiq Akbar menilai pelantikan Kepala SD dan SMP, Rabu (29 7 2015) kemarin melanggar Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah mad

Baru Tiga Tahun Menjabat Kepala Sekolah, Sudah Terkena Periodisasi ?

GARUT, FOKUSJabar.com: Sekretaris LSM Forko Pusaka Kabupaten Garut R Taufiq Akbar menilai pelantikan Kepala SD dan SMP, Rabu (29/7/2015) kemarin melanggar Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah madrasah. Pemberlakukan periodisasi kepala sekolah tersebut kata Taufiq cacat secara hukum. Pasalnya, selain sebanyak 270 orang belum memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) juga adanya sejumlah kepala sekolah terkena periodisasi padahal baru menjabat tiga tahun. “Kepala sekolah terkena periodisasi setelah masa jabatannya selama empat tahun atau lebih,” ujar Taufiq, Selasa (4/8/2015). Karenanya, pelantikan tersebut terkesan dipaksakan dan tentu saja menabrak aturan yang berlaku. Diberitakan FOKUSJabar.com sebelumnya, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Garut Mahdar Suhendar mengatakan, pelantikan tersebut terkesan terburu-buru, dipaksakan dan menabrak aturan. Pasalnya, sebanyak 270 kepala sekolah yang merupakan promosi jabatan belum mengantongi NUKS. Karena LP2KS baru akan mengeluarkan NUKS pada bulan Oktober 2015 mendatang. Sekretaris Komisi A DPRD Garut Dadang Sudrajat mengatakan hal serupa. Menurutnya, para calon kepala sekolah yang akan dilantik harus sudah mengantongi NUKS dan telah berumur 50 tahun ke atas agar pada saat periodisasi berbarengan dangan masa pensiunnya. Hal tersebut untuk menjaga psikologi kepala sekolah setelah habis masa jabatannya. (Bambang Fouristian/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA