Azis : Geng Motor Bertindak Ekstrim, Lawan Kalau Perlu Bakar Motornya

Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mengaku geram dan kesal dengan ulah geng motor yang bertindak ekstrim dan semaunya sendiri. caption id attachment 138805 align aligncenter width 735 Walikotan Cirebon Nasrudin Azis saat diwawancara awak media da

Azis : Geng Motor Bertindak Ekstrim, Lawan Kalau Perlu Bakar Motornya

CIREBON, FOKUSJabar.com : Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mengaku geram dan kesal dengan ulah geng motor yang bertindak ekstrim dan semaunya sendiri. [caption id="attachment_138805" align="aligncenter" width="735"] Walikotan Cirebon Nasrudin Azis saat diwawancara awak media dan mengaku kesal atas ulah geng motor yang melakukan aksi brutal (Foto: Panji)[/caption] Anggota geng motor kerap melukai hingga menghilangkan nyawa seseorang yang tidak bersalah di Cirebon. Dan jika dengan tindakan preventif sudah tidak mempan, Azis menegaskan agar melakukan tindakan ekstrim. "Kalau geng motor bertindak ekstrim, hadapi saja dengan tindakan ekstrim," ungkap Azis, Selasa (30/6/2015). Tindakan ekstrim tersebut, dipastikan Azis mendapat dukungan penuh dari masyarakat apalagi kepolisian. Sebab, geng motor sudah menjadi musuh bersama di tingkat masyarakat. "Kalau ada geng motor yang beraksi, langsung saja dikejar. Dan jika tertangkap, bumi hanguskan motornya atau buang ke laut atau disita masyarakat atau dibakar (motornya) sekalian," tandasnya. Ia mengaku kesal dan geram jika ditanya soal ulah geng motor yang tidak hentinya meresahkan masyarakat. Terlebih jika sudah ada kejadian dan peristiwa yang merugikan orang lain, pihaknya pun selalu disalahkan oleh masyarakat perihal keamanan. "Saya selalu mendapat sms tingkat keamanan kurang maksimal dan lain-lain, itu kesal sekali. Seolah-olah saya tidak bisa berbuat apa-apa padahal saya sudah koordinasi kerjasama dan lain-lain," ungkap Azis. Seperti diketahui, belum lama ini seorang siswi SMP terluka, dan diduga akibat dibacok kawanan bermotor, Sabtu (27/6/2015) malam lalu. Korban pembacokan diketahui bernama Lena Oktaviani (13), pelajar SMPN 4 Kota Cirebon yang terluka pada bagian kepala setelah dibacok pada bagian tengkuk dan pelakunya melarikan diri mengendarai sepeda motor. Sempat terjadi aksi saling kejar antara kawanan bermotor dengan polisi. Akhirnya, tujuh orang digelandang ke Mapolres Cirebon Kota. Dari tujuh orang yang ditangkap, tiga orang diamankan dan sisanya dilepas. (Panji/ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA