Aliansi Umat Islam Garut: Bekukan LSM GMBI dan Copot Jabatan Kapolda Jabar

Sedikitnya 54 pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) dan Ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Garut, Senin (16 1 2017) mendatangi Gedung DPRD setempat. caption id attachment 247853 align aligncenter width 300 Aliansi Umat Islam Garut

Aliansi Umat Islam Garut: Bekukan LSM GMBI dan Copot Jabatan Kapolda Jabar

GARUT, FOKUSJabar.com : Sedikitnya 54 pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) dan Ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Garut, Senin (16/1/2017) mendatangi Gedung DPRD setempat. [caption id="attachment_247853" align="aligncenter" width="300"] Aliansi Umat Islam Garut ontrog Gedung DPRD Garut (Foto. Bambang F)[/caption] Kedatangan mereka guna menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap membekukan LSM GMBI sekaligus mendesak agar Kapolda Jawa Barat, Irjen. Anton Charliyan dicopot dari jabatannya. " Kami meminta LSM GMBI segera dibekukan dan mendesak Kapolri untuk mencopot Kapolda Jawa Barat karena dinilai telah gagal dan tidak mampu menjalankan tugas," sebut Koordinator aksi, Zamzam Zomantara, di Gedung DPRD, Jalan Patriot Garut, Senin (16/1/2017). [caption id="attachment_247859" align="aligncenter" width="300"] Foto. Bambang F[/caption] Zamzam menegaskan, aksi penyerangan yang dilakukan GMBI terhadap pembela Islam sudah tidak bisa ditolelir. Karenanya, mesti segera diusut tuntas para pelakunya. " Usut tuntas pelaku pengeroyokan terhadap aktivis pembela alim ulama yang dilakukan GMBI," pinta Zamzam. Menurutnya, Kapolda Jabar dinilai gagal dan tidak mampu menjalankan tugas sebagaimana yang diamanatkan UU No2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. " Kapolri Jenderal Tito Karnavian harus tegas dan segera mencopot Kapolda Jawa Barat,” ungkap Zamzam. Sebelumnya, LSM GMBI secara membabi buta menyerang FPI saat Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab tengah diperiksa di Mapolda Jawa Barat. (Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA