Aji Mumpung, RSU dr Slamet Garut Cari Untung dari Calon Kades

Proses medical check up bagi para Balon bakal calon Kepala Desa di RSU dr Slamet Garut menuai kritikan keras dari sejumlah elemen masyarakat. Menurut mereka, biaya untuk tes kesehatan dianggap tidak wajar hingga mencapai Rp454 ribu. Berbeda dengan Pilka

Aji Mumpung, RSU dr Slamet Garut Cari Untung dari Calon Kades

GARUT,FOKUSJabar.com: Proses medical check up bagi para Balon bakal calon Kepala Desa di RSU dr Slamet Garut menuai kritikan keras dari sejumlah elemen masyarakat. Menurut mereka, biaya untuk tes kesehatan dianggap tidak wajar hingga mencapai Rp454 ribu. Berbeda dengan Pilkades ( Pemilihan Kepala Desa ) sebelumnya yang hanya Rp100 ribu. Sekretaris Jenderal DPD LSM Forko Pusaka Kabupaten Garut, R. Taufiq Akbar menduga, pihak RSU dr Slamet Garut mencari keuntungan dari para bakal calon Kades. Informasi yang diperolehnya,  dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( BPMPD ) setempat, telah melayangkan surat edaran kepada RSU dr Slamet Garut. Isinya, setiap bakal calon kepala desa harus mengantongi surat keterangan berbadan sehat yang dikeluarkan oleh RSU dr Slamet Garut dan RSU Pameungpeuk. “ Artinya, pihak RSU tidak usah melakukan rontgen dan tes kejiwaan (general check up). Cukup diperiksa tensi darah saja, sehingga biaya yang dikeluarkan tidak melambung seperti saat ini hingga Rp454 ribu,” ujar Taufiq, Jum’at (27/3/2015). Berbeda dengan biaya yang dikenakan RSU Pameungpeuk yang hanya sebesar Rp35 ribu. Karenanya, tak sedikit Balon Kades dari Garut Utara melakukan tes kesehatannya di rumah sakit yang berlokasi di wilayah Garut Selatan. Terkait hal tersebut, Forko Pusaka meminta Pemkab segera menghentikan kegiatan general check up dan tidak mempersulit dalam mengeluarkan surat keterangan berbadan sehat. (Bambang Fouristian/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA