Pencapaian Atlet Bulutangkis di Piala Thomas dan Uber Harus Motivasi Atlet Lain

Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin berharap, keberhasilan atlet bulutangkis asal Jawa Barat yang membela Indonesia di ajang Piala Thomas dan Uber 2016 harus memotivasi atlet di cabang olahraga lain terus berprestasi untuk pencapaian Jabar Kahiji di PO

Pencapaian Atlet Bulutangkis di Piala Thomas dan Uber Harus Motivasi Atlet Lain

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin berharap, keberhasilan atlet bulutangkis asal Jawa Barat yang membela Indonesia di ajang Piala Thomas dan Uber 2016 harus memotivasi atlet di cabang olahraga lain terus berprestasi untuk pencapaian Jabar Kahiji di PON XIX/2016. Meski gagal meraih gelar juara, kelima atlet bulutangkis asal Jabar tersebut telah memberikan kebanggaan bagi Jabar. "Apa yang sudah dicapai mereka di ajang Piala Thomas dan Uber 2016, sudah cukup maksimal. Mereka hanya kalah pengalaman, dan itu menjadi modal untuk mencapai target Jabar Kahiji. Hal ini pun harus menjadi motivasi bagi atlet di cabang olahraga lain sehingga target Jabar Kahiji di PON XIX bisa tercapai," ujar Ahmad usai menerima para atlet bulutangkis Piala Thomas dan Uber 2016 asal Jabar di ruang Kominfo KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (25/5/2016). Ahmad menambahkan, selain cabang olahraga bulutangkis, beberapa atlet cabang olahraga lain pun baru selesai mengikuti beberapa kejuaraan di luar negeri. Baik melalui ajang try out yang dilakukan oleh masing-masing cabang olahraga maupun menjadi bagian dari tim nasional. Dari hasil kejuaraan yang diikuti atlet asal Jabar, beberapa diantaranya mampu menyumbangkan prestasi yang membanggakan. Hal tersebut membuat peluang Jabar meraih gelar juara umum di PON XIX/2016 pun makin terbuka. "Ada sekitar 150 atlet Jabar yang saat ini tergabung di pelatnas dan itu menjadi salah satu kekuatan kita. Selain itu, proses latihan yang saat ini dilakukan di setiap cabang olahraga untuk menghadapi PON XIX berjalan lancar," tuturnya. KONI Jabar sebagai induk organisasi olahraga, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan dan apresiasi bagi setiap atlet yang mampu menorehkan prestasi maksimal. Baik di ajang kejuaraan nasional, maupun internasional untuk pencapaian Jabar Kahiji di PON XIX/2016. "Prestasi itu harus berbanding lurus dengan fasilitas yang diterima, atlet jangan berpikir hal lain selain berlatih. Kalau pun masih ada hal yang kurang terpenuhi, itu hanya masalah waktu. Saya ingin menjadi atlet itu menjadi sebuah pilihan, bukan hanya sekadar lewat atau menyalurkan hobi," tegasnya. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA