Yuddy Tegaskan Moratorium PNS Masih Berlaku Lima Tahun Kedepan

Menpan RB RI Yudi Chrisnandi menegaskan moratorium PNS masih akan diberlakukan sampai lima tahun kedepan. Disampaikan Yuddy, pembukaan tenaga kontrak PNS sudah tidak ada lagi. Olehnya, apabila ada yang memaksakan, maka siap siap menanggung resikonya,

Yuddy Tegaskan Moratorium PNS Masih Berlaku Lima Tahun Kedepan

CIREBON, FOKUSJabar.com: Menpan RB RI Yudi Chrisnandi menegaskan moratorium PNS masih akan diberlakukan sampai lima tahun kedepan. Disampaikan Yuddy, pembukaan tenaga kontrak PNS sudah tidak ada lagi. Olehnya, apabila ada yang memaksakan, maka siap - siap menanggung resikonya, karena hal itu sudah di luar ketentuan UU no 5 tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). "Tidak ada, itu sudah diluar ketentuan. Apabila ada yang memaksakan, maka hasru siap untuk mempertanggung jawabkannya, bisa sangsi administratif dan lebih berat lagi," katanya saat berkunjung ke Cirebon. Ditegaskan, agar daerah tidak membuka recrutmen PNS, termasuk tenaga kontrak PNS. Apabila ada yang memaksakan maka siap - siap akan diaudit langsung oleh kementrian. Apabila ingin menambah jumlah PNS, lanjutnya, Yuddy meminta pemerintah daerah mengajukan kuota dari sekarang. "Jangan sembarangan, memaksakan, nanti ada audit keuangan, audit  dan audit organisasi. Bisa ada sangsi administrasi dan lebih berat lagi, tergangtung pelanggaran pada saat hasil audit," pungkasnya. Saat disinggung minimnya PNS di Kota Cirebon, Ia pun menegaskan kekurangan PNS juga terjadi di seluruh daerah di Indonesia. Yuddi menerangkan, dalam UU ASN, terteran bahwa setiap daerah berhak menyampaikan rancangan kepegawaiannya untuk lima tahun kedepan. Kata dia, rancangan tersebut merupakan desain kepegawaian secara keseluruhan (E-formasi). "Kalo bicara kekurangan, se-Indonesia juga mengalami kekurangan. Tapi pernah tidakmenghitung kebutuhan formasi, jabatan fungsional, efektifas dan kualitas, biaya, output pernah tidak ? " terangnya. (Panji/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA