Diduga Melakukan Pelecehan Seksual, Pria Paruh Baya Ini Diamankan Polisi

Warga Jalan Candramerta II, Kelurahan Kota wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, AS (51) diamankan warga setempat. Pasalnya, dia diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap SL (9) gadis kecil yang masih duduk di bangku kelas 2. Beruntung AS

Diduga Melakukan Pelecehan Seksual, Pria Paruh Baya Ini Diamankan Polisi

GARUT, FOKUSJabar.com: Warga Jalan Candramerta II, Kelurahan Kota wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, AS (51) diamankan warga setempat. Pasalnya, dia diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap SL (9) gadis kecil yang masih duduk di bangku kelas 2. Beruntung AS terhindar dari amukan masa karena Ketua RW setempat segera menyerahkannya ke pihak kepolisian, Minggu (22/5/2016). Ketua RW 07, Jalan Candramerta II,  Agus membenarkan, AS diamankan karena diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur. Sebelum diserahkan ke pihak kepolisian, AS diamankan sekaligus dimintai keterangan oleh tokoh masyarakat disana. " Menurut pengakuan AS, saat itu hanya memegang kemaluan korban. Hanya sebatas iseng untuk ngetes kejantanan. Karena kalau memegang milik istrinya " Burung " saya tidak berdiri," ujar Agus menirukan ucapan AS, Minggu (22/5/2016). Guna menghindari amukan masyarakat, pengurus RW menghubungi pihak kepolisian. Saat itu juga AS yang diduga pelaku langsung diamankan pihak kepolisian untuk dibawa ke Polres Garut. " Dugaan pencabulan yang dilakukan oleh AS, setelah adanya informasi, bahwa korban mengeluh kesakitan pada bagian kemaluannya, yang disampaikan pada teman korban. Kemudian korban juga memberitahukan pada bibinya. Karena kesal dengan perbuatannya, maka warga juga diberitahu, " ungkap Agus. Sementara Dodi Hendra, yang juga uwa korban, tidak menyangka dengan perbuatan yang dilakukan oleh AS, yang diduga melakukan pencabulan. Dimana dalam kesehariannya tidak memperlihatkan kelakuan buruknya. Bahkan telah memiliki istri dan dua orang anak. "Saya tidak menyangka kalau memang benar perbuatannya dinyatakan cabul," ucapnya. Jika nantinya, berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian dinyatakan bersalah, maka dirinya meminta untuk dihukum dengan seberat-beratnya. " Kalau benar, saya minta AS dihukum berat," pungkas Dodi. (Tasdik/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA