Wow! Seorang Balita 2 Tahun Raih Penghargaan Pemanah Termuda di India

Seorang gadis yang masih berusia 2 tahun, meraih penghargaan sebagai seorang pemanah professional termuda di India. Gadis kecil itu bernama Dolly Shivani Cherukuri asal Vijaywada, Andra Pradesh, India, ia berhasil membuktikan kemampuan memanahnya dengan

Wow! Seorang Balita 2 Tahun Raih Penghargaan Pemanah Termuda di India

FOKUSJabar.com: Seorang gadis yang masih berusia 2 tahun, meraih penghargaan sebagai seorang pemanah professional termuda di India. Gadis kecil itu bernama Dolly Shivani Cherukuri asal Vijaywada, Andra Pradesh, India, ia berhasil membuktikan kemampuan memanahnya dengan mencetak lebih dari 200 poin dalam latihan percobaan pada Selasa lalu. [caption id="attachment_116712" align="aligncenter" width="638"] Dolly Balita 2 Tahun Raih Penghargaan Pemanah Termuda di India (foto: viva.co.id)[/caption] Dolly berhasil meluncurkan 36 anak panah ke papan sasaran sejauh 5 meter dan berhasil satu kali menembakkan anak panah ke papan sasaran sejauh 7 meter. Dolly berhasil mencetak poin sebesar 388 poin dalam sesi latihan tersebut. Aksi mengagumkan ini disaksikan oleh sejumlah tokoh olahraga senior dan seorang pejabat dari India Book of Records. “Kami semua sangat bangga padanya. Kami sangat terkesan” puji Gunjan Abrol, dari Asosiasi Pemanah India, seperti dilansir BBC, (25/3). Dolly mempunyai kakak seorang pemanah internasional, Cherukuri Lenin, namun sang kakak meninggal dalam sebuah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2010. Sang ayah, Cherukuri Satyanarayana, mengatakan bahwa ia memang telah melatih Dolly sejak lahir untuk menjadi seorang pemanah. “Sejak Dolly masih di dalam kandungan, kami telah memutuskan untuk membentuk dirinya menjadi seorang pemanah. Persiapan sudah dimulai sejak ia masih di dalam rahim ibunya” ucap Cherukuri. Cherukuri mengaku memiliki panah khusus dari karbon yang dibuat untuk balita. Ketika Dolly pertama kali belajar memanah, ia memastikan busur dan anak panah cukup ringan untuk digunakan anak seusia Dolly. (Cita Amalia)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA