Wajib Pajak Membludak di KPP Bandung Karees

Ratusan wajib pajak memadati Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees di Jalan Ibrahim Adji Kota Bandung, Selasa (31 3 2015). Mereka mengantre untuk penyampaian Surat Pajak Tahunan Pribadi tahun 2014 yang berakhir 31 Maret 2015 ini. Sanksi Rp100 r

Wajib Pajak Membludak di KPP Bandung Karees

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ratusan wajib pajak memadati Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees di Jalan Ibrahim Adji Kota Bandung, Selasa (31/3/2015). Mereka mengantre untuk penyampaian Surat Pajak Tahunan Pribadi tahun 2014 yang berakhir 31 Maret 2015 ini. Sanksi Rp100 ribu atau kurungan penjara akan diterapkan bagi wajib pajak perorangan yang tidak melaporkan pajaknya hingga akhir penyerahan surat pajak tahunan. Selain perorangan, bagi wajib pajak lembaga/badan/perusahaan yang melakukan hal serupa, akan dikenakan sanksi Rp1 juta. "Hari ini batas akhir penyerahan laporan SPT pribadi. Bagi wajib pajak yang tidak melaporkan pajaknya hingga batas waktu yang ditentukan akan dikenakan sanksi Rp100 ribu," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi II Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees, Irwan. Sanksi denda pun akan berubah menjadi pidana jika wajib pajak dengan sengaja menunda-nunda tidak melaporkan pajak pribadinya. Ini kebijakan Direktorat Jenderal Pajak pusat. Dia mengatakan bahwa denda pajak pun akan diterapkan bagi wajib pajak lembaga atau perusahaan yang hingga batas akhir pelaporan pajaknya pada 30 April mendatang, tidak melakukan pembayaran pajak tahunan perusahaannya. Irwan menjelaskan, penyerahan SPT pribadi merupakan penyerahan sekaligus laporan pajak penghasilan selama tahun 2014. Laporan pajak ini pun berdasarkan peraturan perundang-undangan yang menjelaskan bahwa wajib pajak yang sudah berpenghasilan, wajib melaporkan pajaknya maksimal 3 bulan sejak berakhirnya tahun pajak. "Jadi, laporan pajak pribadi ini dimulai sejak 1 Januari setiap tahunnya. Laporan pajak ini merupakan laporan pajak pada tahun sebelumnya. Misalnya saat ini kita berada pada tahun 2015, maka laporan pajak yang diserahkan itu untuk pajak pribadi 2014," kata dia. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA