Rebut Kemenangan, Demokrat Terapkan Strategi Zonasi dan Tandem

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat (PD) Jawa Barat, Irfan Suryanagara menyebut, strategi zonasi dan tandem bagi para Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Kota, Provinsi dan DPR RI diyakini akan menambah jumlah kursi sekaligus jadi pemena

Rebut Kemenangan, Demokrat Terapkan Strategi Zonasi dan Tandem

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat (PD) Jawa Barat, Irfan Suryanagara menyebut, strategi zonasi dan tandem bagi para Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi dan DPR RI diyakini akan menambah jumlah kursi sekaligus jadi pemenang di Pemilu 2019. Menurutnya, penerapan strategi zonasi efektif dan efisien untuk kembali merebut kemenangan di Pileg 2019. Selai itu, menjadi momentum kebangkitan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “ Strategi zonasi efektif dan efisien serta tandem akan diterapkan para Caleg di seluruh Indonesia. Termasuk sekitar 1.400 Caleg Partai Demokrat yang bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar. Saya yakin dengan dua strategi tersebut menjadi momentum kebangkitan Demokrat,” kata Irfan. Irfan menjelaskan, strategi zonasi untuk menekan sekaligus menghindari gesekan diantara sesama Caleg Partai Demokrat. Dengan begitu, mereka akan fokus bertarung dengan para Caleg dari partai lain di Dapilnya masing-masing. ” Dari 1.400 Caleg, saya optimistis 70-80 persen sudah siap tempur. Strategi zonasi untuk menekan atau menghindari gesekan antar Caleg Demokrat. Setiap kader memiliki daerah tempur masing-masing. Dengan begitu, mereka akan fokus untuk meraih simpatik dari masyarakat,” ujar Irfan pada acara pembekalan Caleg di di Hotel Harris & Convention Festival Citylink, Jalan Peta, Kota Bandung, Senin (27/8/2018) malam. Strategi pemenangan tersebut sambung Irfan, dibangun berdasarkan pengalaman para anggota legislatif yang mampu meraih kemenangan dua periode. Artinya, mereka hanya fokus mengumpulkan suara di sejumlah wilayah (zona) tertentu.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA