Pemkot Bandung Tempuh Persetujuan DPRD untuk Kerjasama Luar Negeri

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan bahwa lebih dari 12 negara ingin bekerjasama dengan Kota Bandung. Kendati begitu pihaknya harus menempuh prosedur dari DPRD Kota Bandung terkait hal itu. Alhamdulillah sudah ditandatangani surat persetujuannya.

Pemkot Bandung Tempuh Persetujuan DPRD untuk Kerjasama Luar Negeri

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan bahwa lebih dari 12 negara ingin bekerjasama dengan Kota Bandung. Kendati begitu pihaknya harus menempuh prosedur dari DPRD Kota Bandung terkait hal itu. "Alhamdulillah sudah ditandatangani surat persetujuannya. Nanti direview oleh kementerian luar negeri sehingga program smart city yang menjadi unggulan Kota Bandung dengan Jepang ini bisa terwujud dalam aksi-aksi lebih rill dan dengan payung hukum yang jelas," kata Emil, Senin (30/3/2015). Menurutnya, kerjasama dengan JSCA tersebut sementara fokus di master plan IPP, transportasi publik, persampahan, dan bidang pendidikan tentang smart city. Selain itu, Kota Bandung melakukan kerjasama perihal sister city dengan Kota Hamamatsu Jepang. Menurutnya,kota itu dari dulu paling intensif dan kebetulan alumni-alumni Jepang di Bandung banyak lulusan kota tersebut. "Jadi inisiasinya banyak datang dari masyarakat., istilah itu komunitasnya Persada, alumni Jepang, mereka yang mengupayakan itu," ungkapnya. Untuk jangka panjang,Pemkot Bandung tidak akan membatasi kerjasama dengan kota-kota negara lainnya. Jadi bukan satu kota satu negara, tetapi di mana ada peluang kerjasama yang rill maka dikerjasamakan. Artinya tidak harus sister city, tapi setelah itu harus dipikirkan akan bekerjasama di bidang apa?. "Jadi, dengan Jepang bisa aja dengan lima kota. Dengan Tiongkok bisa dua atau tiga kota. Dengan Amerika tidak hanya satu. Amerika kan dengan texas, bukan berarti kota lain tidak. Kalau sister city  konsepnya hanya satu negara satu kota. Contohnya bulan Juni ada penjajakan dengan San Fransisco yang ingin bikin kerjasama dengan Bandung," bebernya. (Budi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA