Nilai Kinerja Akuntabilitas Pemkot Bandung Akan Tertinggi?

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebut bahwa Kota Bandung akan dijadikan kota pertama yang nilai kinerja akuntabilitas pemerintahannya tertinggi di Indonesia. caption id attachment 56760 align aligncenter width 460 Wali Kota Bandung, RIdwan Ka

Nilai Kinerja Akuntabilitas Pemkot Bandung Akan Tertinggi?

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebut bahwa Kota Bandung akan dijadikan kota pertama yang nilai kinerja akuntabilitas pemerintahannya tertinggi di Indonesia. [caption id="attachment_56760" align="aligncenter" width="460"] Wali Kota Bandung, RIdwan Kamil(Foto: Web)[/caption] "Bagaimana mengukur Bandung itu sukses?. Semua orang pasti punya persepsi sendiri. Nah, dengan konsep ini nanti ukurannya jelas. Selama ini tidak banyak kota yang mampu memberikan keilmiahan kinerja. Bandung Insya Allah  dalam dua bulan mudah-mudahan bisa dapat A," kata Emil di Gedung DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi, Senin (30/3/2015). Dia mengatakan, saat ini seluruh kabupaten/kota di Indonesia tidak ada yang nilainya A. Bahkan dari 500 kabupaten/kota yang nilainya B, hanya ada 11 kabupaten/kota. Bandung nilainya CC, namun dengan pendampingan lima bulan ini, Bandung punya peluang mendapat nilai A. "Kalau itu terjadi, artinya saya bisa mempertanggungjawabkan bahwa uang yang di spend untuk pembangunan kota ini jelas ukurannya. Kita bisa berdebat dengan jelas, dengan angka, dengan prosentase. Saya kalau mau rotasi mutasi juga jelas, karena ukurannya bukan suka tidak suka," terangnya. Emil menilai, revolusi reformasi birokrasi yang tertinggi tahun ini adalah sistem akuntabilitas kinerja institusi pemerintahan (SAKIP).Dia mencontohkan saat menyusun APBD lalu, terkadang Bappeda bilang A dan SKPD bilang B. "Nggak ada yang tahu, tahunya sudah ketok palu. Jadi proyeknya apakah ada manfaat terhadap visi-misi wali kota?. Kadang-kadang nggak nyambung. Yang penting uang habis, kan kasian kaya capek 'teu puguh' tapi sebenarnya tidak berakumulasi pada sebuah pencapaian. Kan sebagai wali kota saya ingin di akhir jabatan bilang, visi nyaman unggul sejahtera tercapai. Apa ukurannya? Ya SAKIP tadi," pungkasnya. (Budi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA